Coach Justin Sebut Pemain Senior Ini Bisa Gantikan Marselino dan Dongkrak Performa Garuda Muda di Piala AFF 2024

Coach Justin sarankan pemain senior seperti Lilipaly dan Klok untuk bantu Garuda Muda tampil lebih baik di AFF 2024 usai absen Marselino.

R
Coach Justin Sebut Pemain Senior Ini Bisa Gantikan Marselino dan Dongkrak Performa Garuda Muda di Piala AFF 2024

PORTAL BONTANG – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan melawan Filipina demi melaju ke semifinal Piala AFF 2024.

Erick menyampaikan target realistis yang ditetapkan untuk pelatih Shin Tae-yong dan skuad Garuda Muda U-22.

“Saya sudah sampaikan bahwa setiap tim yang kita kirim punya target. Targetnya pun bukan sesuatu yang berlebihan,” ujar Erick Thohir usai menghadiri PSSI Partner Summit 2024 di Jakarta, Senin, 16 Desember 2024.

Baca Juga: Diskusi Bareng Mahasiswa UIN Raden Fatah, CEO Promedia di BRI CoreLab Palembang: Bisnis Informasi Tak Pernah Mati

Erick juga merinci target Timnas Indonesia di laga-laga sebelumnya, termasuk melawan Myanmar, Laos, dan Vietnam.

“Lawan Myanmar dan Laos, targetnya menang. Sementara melawan Vietnam, kalah terhormat atau seri sudah luar biasa,” jelas Erick.

Meski kalah 0-1 saat bertandang ke Vietnam pada 15 Desember 2024, Erick menilai permainan Garuda Muda sudah membaik meski belum maksimal.

“Pemain sudah bermain baik, meskipun performa mereka belum mencapai puncaknya,” kata Erick.

Baca Juga: Jadwal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025 Resmi Ditetapkan: Simak Daftar Lengkapnya

Erick menekankan pentingnya laga kontra Filipina di Stadion Manahan, Solo, Sabtu, 21 Desember 2024, pukul 20.00 WIB.

“Saya minta tim untuk bersatu dan fokus. Melawan Filipina, kita harus menang,” tegasnya.

Coach Justin Soroti Peluang Garuda Muda

Baca Juga: Prabowo Pimpin Rapat Persiapan Natal dan Tahun Baru: Wujudkan Kenyamanan dan Sukacita untuk Masyarakat

Sementara itu, pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau Coach Justin menilai permainan Timnas Indonesia saat kalah dari Vietnam mengecewakan.

Dalam unggahan YouTube-nya, Senin, 16 Desember 2024, Justin mengatakan:

“Kalah dari Vietnam memang mengecewakan, tapi apakah kita layak menang? Tidak juga,” ujarnya.

Meski demikian, Justin melihat peluang Garuda Muda untuk melaju ke semifinal masih terbuka, bergantung pada hasil laga Filipina vs Vietnam.

“Lawan Filipina, kita harus menang. Peluang lolos ada, tapi juga bergantung pada hasil Filipina kontra Vietnam,” terang Justin.

Baca Juga: Jokowi Dipecat dari PDIP, Pengamat Politik Sebut Pengaruhnya Lebih Besar dari Partai

Menurut Justin, jika Vietnam memenangkan laga melawan Filipina, Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal.

3 Pemain Senior yang Bisa Bantu Skuad STY

Justin juga menyoroti dominasi pemain muda di skuad Garuda Muda yang dinilai kurang memberikan performa optimal.

“Saya bisa memahami jika STY ingin memberikan pengalaman bermain bagi pemain muda. Tapi, dari sekian banyak pemain yang diseleksi, masa tidak ada 2-3 pemain senior yang bisa dipanggil?” tanyanya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Rumah Sakit VIP dan Sekolah Internasional Kena PPN 12 Persen Mulai 2025

Justin menyebut beberapa pemain senior yang pernah dipanggil Shin Tae-yong dan berposisi di lini tengah, seperti Riki Kambuaya, Mark Klok, dan Stefano Lilipaly, bisa membantu tim saat performa menurun.

“Lini tengah kita sulit menguasai bola. Pemain seperti Kambuaya, Klok, dan Lilipaly seharusnya bisa membantu,” papar Justin.

Justin juga menilai kehadiran Stefano Lilipaly dapat menjadi solusi ketika Marselino absen akibat sanksi kartu merah.

Baca Juga: Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Vietnam, STY Kritik Jadwal Piala AFF 2024, Pelatih Vietnam Beri Balasan

“Jika Marselino tidak bisa bermain, Stefano bisa turun. Pemain senior seperti ini tidak harus selalu dimainkan, tapi kehadiran mereka sangat membantu tim,” tutupnya. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu