PORTAL BONTANG – Penceramah Gus Miftah resmi menyampaikan pengunduran diri sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Keputusan itu menyusul kontroversi ejekan terhadap Sunhaji, seorang penjual es teh di Magelang.
Dalam sebuah video yang diunggah pada Senin (9/12/2024), Sunhaji menyayangkan keputusan Gus Miftah untuk mundur dari jabatannya.
“Saya sudah memaafkan dan memohon agar Bapak Prabowo menolak pengunduran diri beliau,” ujarnya dengan penuh emosi.
Sementara itu, rekan dekat Gus Miftah, Deddy Corbuzier, justru mendukung keputusan tersebut.
“Apakah Gus Miftah salah? Iya, dia tetap salah,” tegas Deddy pada Minggu (8/12/2024) di Jakarta.
Menurutnya, langkah mundur adalah bentuk tanggung jawab atas tindakan Gus Miftah.
Baca Juga: Raup 11 Medali, Bontang akan Jadi Tuan Rumah Porwada ke-3 Kaltim 2025
“Dengan mundur, mungkin beban beliau berkurang,” tambahnya.
Keputusan Gus Miftah juga mendapat tanggapan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya kira ini adalah tindakan bertanggung jawab. Beliau sadar dan mengakui kesalahan,” ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jumat (6/12/2024).
Baca Juga: Ketika Pena Beralih Menjadi Raket: Cerita Wartawan di Arena Porwada
Dalam pernyataan resminya, Gus Miftah menegaskan pengunduran diri tersebut bukan karena tekanan, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Prabowo dan masyarakat.
“Keputusan ini saya ambil dengan penuh cinta dan rasa hormat,” ungkapnya di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman.
Kasus ini bermula saat Gus Miftah bercanda di acara Magelang Bersholawat, yang kemudian memicu kritik luas di media sosial.
Meski telah meminta maaf, polemik ini berdampak pada jabatannya di kabinet. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A