Hardiknas 2026, Disdikbud Bontang Prioritaskan Penguatan Kompetensi Guru
Peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi fokus utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang dalam momentum Hardiknas 2026.
Kumpulan berita dengan tag #2026
Peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi fokus utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang dalam momentum Hardiknas 2026.
SDN 004 Bontang Barat menetapkan daya tampung sebanyak 120 siswa dalam pelaksanaan SPMB 2026 yang dibagi ke dalam empat rombongan belajar.
SDN 006 Bontang Utara memprioritaskan pembentukan kelas ideal dalam pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027.
SDN 002 Bontang Barat tidak hanya menyiapkan ruang kelas, tetapi juga menaruh perhatian besar pada kesiapan tenaga pengajar dalam pelaksanaan SPMB 2026.
Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus berupaya meningkatkan pelayanan publik di sektor pendidikan, salah satunya melalui pelaksanaan Seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK).
Seleksi SPMB 2026 tingkat sekolah dasar di Bontang tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga kesiapan anak dalam memasuki dunia pendidikan.
Latihan teknis berbasis rangkaian menjadi fokus utama siswa SDN 001 Bontang Utara dalam mempersiapkan diri menghadapi O2SN 2026 cabang Kids’ Athletics di tingkat kota.
Ketentuan ideal 28 siswa per kelas dinilai belum sepenuhnya menjawab tingginya kebutuhan penerimaan siswa baru di SD Negeri 008 Bontang Utara.
Wali Kota Neni Moerniaeni membuka TMMD ke-128 di Bontang Kuala. Program sinergi TNI dan masyarakat ini menyasar perbaikan infrastruktur fisik hingga edukasi wawasan kebangsaan.
PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mendukung pembinaan berkelanjutan untuk atlet angkat besi atau lifter melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior 2026 di GOR Saparua Bandung, Jawa Barat, 17-19 April 2026.
PT Kaltim Nitrate Indonesia menyerahkan bantuan mobil donor darah kepada PMI Kota Bontang bertepatan dengan Hari Kesehatan Dunia yang dihadiri Wali Kota Neni Moerniaeni.
Kebijakan ini disiapkan untuk memberi fleksibilitas bagi calon murid baru, baik yang memilih mendaftar langsung di sekolah maupun melalui sistem daring.