Bandung Membiru, Persib Ukir Sejarah Juara Beruntun! Dedi Mulyadi: “Dari Nasional, Maung Bandung Siap Mengaum di Asia!”

Persib Bandung juara Liga 1 back-to-back! Gubernur Dedi Mulyadi rayakan bareng Bobotoh, targetkan Persib jadi jagoan Asia.

R
Bandung Membiru, Persib Ukir Sejarah Juara Beruntun! Dedi Mulyadi: “Dari Nasional, Maung Bandung Siap Mengaum di Asia!”

Portalbontang.com, Bandung – Minggu (25/5/2025) sore, Kota Bandung bukan lagi sekadar Paris van Java. Ia menjelma menjadi lautan biru yang bergelora.

Puluhan ribu Bobotoh, pendukung fanatik Persib Bandung, tumpah ruah ke jalan, merayakan pencapaian monumental klub kesayangan mereka: menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2024-2025.

Gelar ini terasa semakin istimewa karena menandai dominasi Persib yang berhasil mempertahankan trofi Liga 1 Indonesia secara beruntun.

Baca Juga: Dulu Mundur Akibat Diretas, Eks Dirjen Kominfo Semuel Pangerapan Kini Tersangka Korupsi Ratusan Miliar

Puncak perayaan berpusat di depan Gedung Sate, ikon Jawa Barat. Iring-iringan kendaraan dan lautan manusia berkaus biru memadati area tersebut, menyanyikan yel-yel kemenangan.

Suasana gegap gempita, haru, dan bangga membuncah menjadi satu. Di tengah euforia tersebut, tampak sosok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

Ia tak hanya hadir, tetapi juga membaur dalam konvoi, merasakan langsung getaran semangat para Bobotoh.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada hari yang sama, Dedi Mulyadi mengekspresikan kebanggaannya.

Baca Juga: Akhirnya Terjawab! Jokowi Akui Nama Kecilnya Mulyono, Terungkap Kisah Sakit-sakitan dan Tradisi Ganti Nama di Baliknya

“Persib Bandung Juara, Jawa Barat Istimewa, Hurung Barudak (Menyala Anak-anak),” tulisnya.

Keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara, setelah puasa gelar liga selama beberapa musim sebelum kemenangan di musim 2023-2024, tentu menjadi catatan emas dalam sejarah klub yang berdiri sejak 1933 ini.

Prestasi ini juga menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk menatap kompetisi level Asia.

Baca Juga: Setelah Sapu Bersih Prancis, PSG Selangkah Lagi Menuju Treble Winner Impian: Inter Milan Jadi Ujian Terakhir

Tak heran, usai larut dalam kemeriahan konvoi, Dedi Mulyadi menyuarakan ambisi besar. Ia tak ingin Persib hanya menjadi raja di kandang sendiri.

Menurutnya, sudah saatnya Maung Bandung unjuk gigi dan menjadi kekuatan yang disegani di kancah sepak bola Asia.

“Ke depan kita dorong Persib bukan hanya menjadi jagoan di Indonesia. Tentunya kita ingin menjadi jagoan di Asia, dan saya yakin Persib punya keyakinan untuk itu,” ujar Dedi kepada awak media dengan nada optimistis di sela-sela perayaan.

Pernyataan ini sontak disambut antusias oleh para Bobotoh yang hadir, seolah menjadi target baru yang siap mereka kawal.

Baca Juga: Kaltim Bersiap Jadi Lumbung Koperasi Merah Putih: Rp750 Triliun Mengalir ke Desa, Bontang Tuntas 100%

Lolos ke kompetisi antar klub Asia, seperti AFC Champions League atau AFC Cup, kini menjadi harapan berikutnya yang tersemat di dada para pendukung setia.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi gemilang tim, Dedi Mulyadi juga mengisyaratkan adanya bonus atau hadiah spesial yang akan diberikan kepada seluruh tim ofisial Persib Bandung.

“Ada (bonus), nanti,” jawabnya singkat.

Namun, di tengah kegembiraan yang meluap, sang Gubernur tak lupa mengingatkan. Ia berpesan kepada seluruh Bobotoh agar merayakan kemenangan ini dengan cara yang elegan dan bertanggung jawab, menjaga ketertiban, dan yang terpenting, menjaga kebersihan Kota Bandung.

Baca Juga: Geger Batas Pensiun ASN Mau Diperpanjang, Istana Buka Suara, DPR Beda Sikap

“Hari ini boleh mengekspresikan kegembiraan. Tapi jangan nyampah (buang sampah sembarangan),” tukas Dedi Mulyadi.

Kemenangan Persib ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga soal harga diri, identitas, dan pemantik semangat bagi Jawa Barat.

Kini, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan doa dari jutaan Bobotoh, tantangan baru menanti Maung Bandung: mengaum lebih keras di panggung Asia. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu