Portalbontang.com, Bontang - Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Rustam, mengatakan bahwa tahapan uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan menjadi wadah krusial untuk menyerap masukan langsung dari seluruh unsur Organisasi Kepemudaan (OKP) sebelum regulasi tersebut resmi disahkan.
Dalam forum uji publik tersebut, DPRD mengundang berbagai elemen kepemudaan yang ada di Kota Bontang, mulai dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hingga Karang Taruna.
Menurut Rustam, pelibatan para pemuda sejak fase penyusunan sangatlah penting, karena merekalah yang nantinya akan menjadi pihak yang merasakan langsung dari implementasi Perda tersebut di lapangan.
Baca Juga: Rustam Dorong Pengalihan PBB Kawasan PT Badak ke Daerah untuk Tingkatkan PAD Bontang
“Semua unsur kepemudaan kami hadirkan. Tujuannya untuk menguji publik isi Raperda ini agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemuda di Bontang,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Rustam mengungkapkan bahwa ada sejumlah usulan kritis yang disampaikan oleh para peserta. Salah satu poin utamanya adalah mengenai perlunya ruang yang lebih besar bagi OKP untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Keterlibatan ini mencakup akses untuk ikut serta dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Selain itu, para peserta juga mengusulkan agar regulasi daerah ini mampu memberikan kepastian hukum terhadap dukungan pemerintah bagi keberlangsungan kegiatan kepemudaan.
Rustam sepakat bahwa pembinaan organisasi pemuda tidak akan dapat berjalan secara optimal tanpa adanya kepastian dukungan pendanaan.
Baca Juga: Tingkatkan PAD, Rustam Desak Pengelola Vila dan Penginapan di Bontang Kuala Taat Bayar Pajak
Rustam berharap seluruh masukan yang telah disampaikan dalam forum uji publik dapat menjadi bahan penyempurna substansi Raperda sebelum memasuki tahapan pembahasan tingkat berikutnya di legislatif.
Ia menilai keberadaan Perda ini sangat esensial sebagai dasar hukum yang kuat dalam pembinaan kepemudaan, agar organisasi pemuda memiliki landasan dan peran yang lebih besar dalam menyokong pembangunan daerah.
“Harapan kami, Raperda ini benar-benar memberikan manfaat bagi kepemudaan karena pemuda adalah tulang punggung pembangunan di masa depan,” tutupnya. (adv)