Portalbontang.com, Jakarta – Dunia musik Indonesia berduka atas kepergian Bunda Iffet, sosok yang dijuluki “pemersatu musisi Tanah Air.” Ibunda dari Bimbim Slank ini tutup usia pada Sabtu, 26 April 2025.
Selama hidupnya, Bunda Iffet dikenal sebagai figur yang sangat dekat dengan para musisi maupun penggemar.
Bagi Slank, kehadirannya tidak hanya sebagai ibu, tetapi juga penyelamat.
Baca Juga: Polemik Sengketa Wilayah Kota Bontang: Wali Kota Cabut Permohonan, DPRD Tetap Lanjutkan Uji UU ke MK
Ia menjadikan kediamannya di Jalan Potlot sebagai tempat rehabilitasi bagi para personel Slank yang pernah terjerat narkoba.
Tak berhenti di situ, Bunda Iffet juga menggagas program rehabilitasi narkoba khusus untuk anak-anak, sebuah inisiatif yang hingga kini telah membantu banyak generasi muda.
Usai kepergiannya, banyak pihak bertanya-tanya tentang kelanjutan program tersebut.
Menjawab hal itu, Bimbim menegaskan bahwa program rehabilitasi akan terus berjalan sebagaimana pesan sang ibunda.
“Masih, itu pesan bunda. Kita sudah bekerja sama dengan Dokter Aisyah sejak tahun 2000, sudah 25 tahun membentuk rehab di Duren Tiga untuk anak-anak yang ingin lepas dari narkoba,” ungkap Bimbim saat ditemui di TPU Karet Bivak, Minggu, 27 April 2025.
Bimbim juga mengungkapkan bahwa program rehabilitasi ini kini telah beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui metode daring.
“Kita juga punya metode baru, online, tanpa bertemu langsung, tapi psikologi lewat DM, WA, dan video call,” tambahnya.
Baca Juga: Kenaikan Opsen Pajak Kendaraan Dikhawatirkan Tekan Industri Otomotif dan Daya Beli Masyarakat
“Terbukti banyak juga yang bisa sembuh dengan online counseling,” lanjut Bimbim.
Sebagai informasi tambahan, rehabilitasi berbasis daring saat ini memang semakin banyak diadopsi di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2024, metode konseling online dinilai efektif menurunkan angka kekambuhan pengguna narkoba hingga 30 persen dibanding metode konvensional.
Program-program seperti yang digagas Bunda Iffet dinilai sangat strategis dalam mendukung target Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) 2045. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A