PORTAL BONTANG – Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hilal awal Syawal 1445 Hijriah berpotensi terlihat di seluruh wilayah Indonesia pada tanggal 9 April 2024.
Dari data BMKG yang dilansir Portalbontang.com di laman resminya, konjungsi Bulan dan Matahari terjadi pada Senin, 8 April 2024 pukul 18.20.47 UT atau Selasa, 9 April 2024 pukul 01.20.47 WIB.
Di Indonesia, Matahari terbenam paling awal pada tanggal 9 April 2024 yaitu pukul 17.38.35 WIT di Merauke, Papua.
Baca Juga: Kemenag Raih 110.553 Formasi ASN Terbesar dalam Sejarah, Ini Rinciannya!
Ini berarti konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia.
Secara astronomis, rukyat Hilal penentu awal Syawal 1445 H dapat dilakukan setelah Matahari terbenam pada tanggal 9 April 2024.
Bagi yang menggunakan metode hisab, perlu mempertimbangkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam pada tanggal tersebut.
Baca Juga: Meneladani Praktik Amalan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan ala Rasulullah
Berikut beberapa parameter astronomis yang perlu diperhatikan:
- Ketinggian Hilal: di Indonesia berkisar antara 4,88° di Merauke, Papua sampai dengan 7,63° di Sabang, Aceh.
- Elongasi Geosentris: berkisar antara 8,39° di Merauke, Papua sampai dengan 10,22° di Sabang, Aceh.
- Umur Bulan: berkisar antara 14,30 jam di Merauke, Papua sampai dengan 17,43 jam di Sabang, Aceh.
- Lag: berkisar antara 23,87 menit di Merauke, Papua sampai dengan 35,81 menit di Sabang, Aceh.
- Fraksi Illuminasi Bulan: berkisar antara 0,44% di Waris, Papua sampai dengan 0,66% di Banda Aceh, Aceh.
Pada tanggal 9 April 2024, tidak ada objek astronomis lain yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10° dari Bulan. Hal ini meningkatkan kemungkinan hilal terlihat di Indonesia.
Baca Juga: Rahasia Meraih Malam Lailatul Qadar dari Gus Baha
Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat pada tanggal 9 April 2024 untuk menentukan awal Syawal 1445 H.
Sidang ini akan mempertimbangkan hasil rukyat dan hisab dari berbagai wilayah di Indonesia.
Potensi Idul Fitri 10 April 2024
Baca Juga: Menjalani Ramadhan di Negeri Minoritas Muslim: Pengalaman Unik Dosen UMM di Taiwan
Berdasarkan data BMKG, potensi Idul Fitri 1445 H jatuh pada tanggal 10 April 2024.
Namun, penetapan resmi akan diumumkan melalui Sidang Isbat.
Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil Sidang Isbat dan tidak melakukan rukyatul hilal secara mandiri. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A