Gunung Semeru Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi pada Rabu, 19 Juni 2024.

R
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter

PORTAL BONTANG – Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi pada Rabu, 19 Juni 2024.

Letusan terpantau mencapai ketinggian 600 meter di atas puncak atau 4.276 mdpl.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada Rabu, 19 Juni 2024 pada pukul 05.55 WIB,” ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dilansir Portalbontang.com dari Antara.

Baca Juga: SpaceX Bocorkan Dish Starlink Mini, Harga Lebih Terjangkau dan Mudah Dibawa, Elon Musk: Ini akan Mengubah Dunia

Kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke barat daya.

Erupsi ini merupakan yang kelima kalinya terjadi sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB pada hari tersebut.

Sejak dini hari, Gunung Semeru telah mengalami beberapa kali erupsi dengan ketinggian bervariasi.

Erupsi pertama hingga ketiga tidak teramati secara visual karena tertutup kabut. Erupsi keempat dan kelima melontarkan abu vulkanik setinggi 500 hingga 600 meter.

Baca Juga: Muhammadiyah Bontang Gelar Salat Idul Adha 1445 Hijriah: Jangan Gila Hormat!

Data kegempaan mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik dengan puluhan kali gempa letusan/erupsi, gempa guguran, gempa embusan, dan gempa tektonik jauh.

Status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III (Siaga).

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.

Baca Juga: Rahasia Memasak Daging Kurban Empuk dan Lezat: Panduan Lengkap untuk Idul Adha

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta menjauhi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 500 meter, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan lontaran batu pijar.

Potensi bahaya lain seperti awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, juga perlu diwaspadai. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu