Intel Umumkan Pengurangan 15.000 Karyawan Demi Menghemat Biaya $10 Miliar pada 2025

Intel baru-baru ini mengumumkan akan mengurangi jumlah karyawannya sebanyak lebih dari 15%, atau sekitar 15.000 orang.

R
Intel Umumkan Pengurangan 15.000 Karyawan Demi Menghemat Biaya $10 Miliar pada 2025

PORTAL BONTANG – Intel baru-baru ini mengumumkan akan mengurangi jumlah karyawannya sebanyak lebih dari 15%, atau sekitar 15.000 orang, sebagai bagian dari strategi efisiensi untuk menghemat $10 miliar pada tahun 2025.

Keputusan ini diambil setelah hasil laporan keuangan kuartal kedua yang mengecewakan dan proyeksi keuangan yang kurang menguntungkan.

Pat Gelsinger, CEO Intel, menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan tidak sesuai harapan, dan perusahaan belum sepenuhnya merasakan dampak positif dari tren seperti kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: Google Maps: 7 Fitur Canggih 2024 yang Perlu Anda Ketahui

“Biaya operasional kami terlalu tinggi dan margin keuntungan terlalu rendah. Diperlukan langkah-langkah berani untuk mengatasi kedua masalah tersebut, terutama mengingat hasil keuangan kami dan prospek yang lebih menantang untuk paruh kedua tahun 2024,” ujar Gelsinger dalam memo kepada karyawan, dilansir Portalbontang.com dari Tech Crunch, Jumat 2 Agustus 2024.

Intel menghadapi tantangan dalam memanfaatkan peluang AI seperti yang dilakukan perusahaan lain, seperti Nvidia.

Meski pernah menjadi pelopor revolusi industri teknologi dengan chip CPU sekitar 25 tahun lalu, Intel terlambat merespons perkembangan teknologi baru seperti smartphone dan AI.

Gelsinger mengungkapkan bahwa pendapatan tahunan Intel mengalami penurunan sebesar $24 miliar dari tahun 2020 hingga 2023, sementara jumlah karyawan meningkat 10% pada periode yang sama.

Baca Juga: Pindahkan Foto dan Video HP ke Laptop Tanpa Kabel Data, Ini Caranya yang Mudah

Ini berbanding terbalik dengan tren pendapatan produsen chip lain yang melonjak di tengah ledakan AI.

Pada kuartal kedua tahun ini, Intel melaporkan penurunan pendapatan sebesar 1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan alasan tantangan margin kotor yang terkait dengan produk PC AI mereka.

Selain itu, perusahaan akan menangguhkan pembayaran dividen kepada pemegang saham mulai kuartal keempat tahun 2024 dan memperkirakan tren paruh kedua tahun ini akan lebih menantang dari perkiraan awal.

Baca Juga: Ungkap Kasus Korupsi Lahan Labkesda 12 Tahun Lalu, Polres Bontang Rilis 4 Tersangka

Sebagai bagian dari strategi efisiensi, Intel juga akan menawarkan program “pengunduran diri sukarela” kepada karyawannya mulai minggu depan, serta program pensiun yang ditingkatkan untuk karyawan yang memenuhi syarat.

Dengan langkah-langkah ini, Intel berharap dapat meningkatkan daya saing dan beradaptasi lebih baik dengan perubahan pasar.

Langkah efisiensi ini juga diharapkan dapat memposisikan Intel kembali sebagai pemimpin inovasi teknologi di masa mendatang. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu