Menag: Lebih Dari Setengah Calon Jemaah Haji Sudah Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut lebih dari setengah calon jemaah haji sudah melakukan pemeriksaan kesehatan.

R
Menag: Lebih Dari Setengah Calon Jemaah Haji Sudah Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

PORTAL BONTANG – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji telah dimulai dan sejauh ini, lebih dari setengah dari mereka telah menjalani pemeriksaan tersebut.

“Kami telah memulai pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji sebagai bagian dari proses istitha’ah. Sampai hari ini, sekitar 61 persen dari mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan,” kata Menag Yaqut setelah penutupan forum AICIS 2024 di Semarang, Sabtu 3 Februari 2024, dikutip Portalbontang.com dari PMJ News.

Menag optimis bahwa kuota haji akan terpenuhi setelah pelunasan haji ditutup pada akhir Februari.

Baca Juga: Terpopuler Hari Ini, Senin 5 Februari 2024: AMIN Usul BUMN Jadi Koperasi hingga Mbappe Pindah ke Real Madrid

“Saya yakin setelah penutupan pembayaran pada akhir Februari dan pelunasan haji kita tutup, kuota jamaah haji kita akan terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, menjelaskan bahwa Kemenag akan segera mengadakan seleksi untuk tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 Hijriah/2024 Masehi.

“Kami akan segera melaksanakan seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi. Insya Allah, pendaftaran akan dibuka dalam waktu dekat ini, pada awal Februari 2024,” kata Hilman dalam pernyataannya.

Baca Juga: Mbappe Dikabarkan akan Pindah ke Real Madrid di Akhir Musim

Seleksi ini dibahas dalam Rakor Rekrutmen Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 1445 H/2024 M. Menurut Hilman, Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi, termasuk unsur petugas yang sudah tercantum dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 dan bertugas di Arab Saudi.

Tenaga Pendukung ini terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi di Timur Tengah dan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi.

“Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi akan dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Tujuan dari seleksi ini adalah untuk memilih petugas yang profesional dan berkompeten,” tutur Hilman. ***

Ikuti berita terkini dari Portalbontang.com langsung di WhatsApp melalui link https://s.id/portalbontang.

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu