PORTAL BONTANG – Microsoft memiliki sejarah panjang dan rumit dengan OpenAI, di mana mereka telah menginvestasikan sekitar $13 miliar dalam pembuat ChatGPT sebagai bagian dari kemitraan jangka panjang.
Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Microsoft menjalankan model-model OpenAI di berbagai produk perusahaan dan konsumennya, serta menjadi penyedia cloud eksklusif OpenAI.
Namun, raksasa teknologi tersebut untuk pertama kalinya menyebut startup ini sebagai “pesaing” dalam pengajuan ke SEC pada hari Selasa.
Baca Juga: Google Maps: 7 Fitur Canggih 2024 yang Perlu Anda Ketahui
Dalam laporan tahunan 10K Microsoft dilansir Portalbontang.com dari Tech Crunch, OpenAI bergabung dengan daftar panjang pesaing di bidang AI, bersama dengan Anthropic, Amazon, dan Meta.
OpenAI juga disebut sebagai pesaing Microsoft dalam bidang pencarian, berkat fitur baru OpenAI, SearchGPT, yang diumumkan minggu lalu.
Ada kemungkinan bahwa Microsoft sedang mencoba mengubah narasi tentang hubungannya dengan OpenAI sehubungan dengan kekhawatiran antimonopoli — FTC saat ini sedang menyelidiki hubungan tersebut, bersamaan dengan investasi penyedia cloud serupa ke dalam startup AI.
Microsoft baru-baru ini setuju untuk melepaskan kursi pengamat dewan di startup tersebut — kursi yang diperolehnya setelah perselisihan musim gugur lalu ketika dewan OpenAI sempat memecat CEO Sam Altman, yang mendorong CEO Microsoft, Satya Nadella, menawarkan pekerjaan kepada Altman dan eksekutif puncak lainnya di Microsoft.
Baca Juga: Pindahkan Foto dan Video HP ke Laptop Tanpa Kabel Data, Ini Caranya yang Mudah
Namun, pengajuan SEC seperti ini sering kali menjadi tempat di mana korporasi memberikan peringatan yang sangat hati-hati kepada investor.
Di Silicon Valley, menjadi mitra dan pesaing bukanlah hal yang saling eksklusif.
Pada tahun 2000, mesin pencari dominan saat itu, Yahoo, mengumumkan kesepakatan untuk menampilkan hasil pencarian Google di halaman web mereka.
Baca Juga: Ungkap Kasus Korupsi Lahan Labkesda 12 Tahun Lalu, Polres Bontang Rilis 4 Tersangka
Kedua perusahaan tersebut menjadi mitra selama beberapa tahun, hingga Google mengambil alih dominasi Yahoo dalam pencarian dan menjadi pintu gerbang utama ke internet.
Kedua perusahaan tersebut adalah mitra, tetapi tetap menjadi ancaman satu sama lain.
Ada cukup banyak sejarah tentang peralihan kekuatan semacam ini dalam teknologi, sehingga setidaknya dapat dibayangkan bahwa hubungan antara Microsoft dan OpenAI akan mengambil jalur serupa.
Terlepas dari itu, Microsoft tidak menaruh semua harapannya pada satu keranjang.
Baca Juga: Microsoft Kena Serangan DDoS, Azure dan 365 Down Selama 8 Jam
Pada bulan Maret, Microsoft merekrut pendiri startup AI bernilai miliaran dolar, Inflection AI, yaitu Mustafa Suleyman dan Karén Simonyan, untuk memimpin divisi AI baru Microsoft.
Penyedia cloud ini berinvestasi besar-besaran ke dalam Microsoft Copilot dan membangun masa depan AI yang sepenuhnya terpisah dari OpenAI. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A