PORTAL BONTANG – Microsoft dikabarkan mewajibkan seluruh karyawannya di Tiongkok untuk berhenti menggunakan ponsel Android dan beralih ke iPhone Apple karena alasan keamanan siber.
Selain itu, staf Microsoft di Tiongkok juga harus menggunakan aplikasi Authenticator dan Identity Pass dari Microsoft di iPhone mereka untuk memverifikasi identitas saat masuk ke perangkat kerja. Akses ke Android akan diblokir.
Ratusan karyawan yang terdampak kebijakan ini diberitahu melalui memo internal, menurut laporan Bloomberg, yang dilansir Portalbontang.com dari PC Mag, Senin 8 Juli 2024.
Baca Juga: Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Diretas, Ini Analisis Dosen UMM tentang Kerentanan Keamanan
Setiap karyawan akan menerima iPhone 15 sebagai pengganti ponsel Android mereka dan dapat mengambilnya di lokasi tertentu di Tiongkok Daratan atau Hong Kong.
Ini berarti ponsel seperti Xiaomi, Huawei, Redmi, OnePlus, dan Oppo tidak lagi diizinkan untuk keperluan kerja.
Langkah beralih dari Android ke iOS di wilayah ini adalah bagian dari Secure Future Initiative Microsoft, yang didirikan pada November 2023 untuk merombak standar keamanan siber perusahaan.
Meskipun kebijakan ini sudah diterapkan, peretas Rusia masih berhasil menembus sistem email perusahaan Microsoft awal tahun ini.
Sebuah perusahaan keamanan siber pihak ketiga juga mampu mengakses data internal Microsoft di server cloud Azure yang tidak memiliki kata sandi pada bulan Februari lalu.
Setelah peninjauan selama tujuh bulan, regulator federal AS pada bulan April menyatakan bahwa Microsoft perlu melakukan reformasi “fundamental” terhadap kebijakan keamanan sibernya.
Dewan peninjau menyalahkan budaya perusahaan Microsoft atas peretasan email yang didukung Tiongkok, di mana peretas Tiongkok memalsukan token otentikasi Microsoft untuk membobol akun Outlook pemerintah AS.
Baca Juga: UMKT Tawarkan Program Pascasarjana untuk Pegawai Pemkot Samarinda, Andi Harun Sambut Positif
Sumber utama artikel ini telah menghubungi Microsoft untuk memberikan komentar terkait hal ini, namun belum ada jawaban. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A