Pengguna ASUS Keluhkan Pengalaman Buruk dengan Garansi dan Servis, Sudah Minta Maaf, Tapi Cukupkah?

ASUS minggu ini meminta maaf atas pengalaman buruk yang dialami pengguna dengan garansi dan layanan servis produk mereka.

R
Pengguna ASUS Keluhkan Pengalaman Buruk dengan Garansi dan Servis, Sudah Minta Maaf, Tapi Cukupkah?

PORTAL BONTANG – ASUS minggu ini meminta maaf atas pengalaman buruk yang dialami pengguna dengan garansi dan layanan servis produk mereka.

Namun, permohonan maaf tersebut mungkin tidak cukup untuk mengembalikan reputasi perusahaan.

Permintaan maaf ini muncul setelah outlet review hardware Gamers Nexus merilis video berjudul “Asus Scammed Us” (ASUS Menipu Kami).

Baca Juga: Download Lagu dari YouTube secara Legal: Panduan Lengkap

Dilansir Portalbontang.com dari PC Mag, Kamis 6 Juni 2024, video tersebut menuduh ASUS menjebak konsumen untuk membayar perbaikan produk yang seharusnya ditanggung garansi.

Dalam kasus Gamers Nexus, mereka mengembalikan perangkat genggam ROG Ally untuk perbaikan joystick.

ASUS kemudian mengirim pesan yang menyatakan perbaikan di luar garansi karena kerusakan tersebut disebabkan oleh “kerusakan akibat pengguna” (customer-induced damage).

Selain itu, ASUS meminta biaya sebesar $191 untuk perbaikan lecet kecil pada perangkat genggam tersebut, padahal kerusakan itu tidak termasuk dalam permintaan perbaikan awal.

Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Cara Shin Tae-yong Motivasi Pemain sebelum Bertanding

Jika Gamers Nexus menolak membayar, pesan dari ASUS menyiratkan bahwa mereka akan mengembalikan perangkat ROG Ally, namun dalam keadaan dibongkar.

Minggu lalu, seorang konsumen lain di Reddit juga menyoroti pengalaman negatif mereka dengan ASUS.

Setelah meminta perusahaan untuk memperbaiki lekukan pada kartu grafis RTX 4090 yang baru dibeli, ASUS diduga mengirim pembeli tersebut perkiraan biaya sebesar $3.728 dolar Kanada, lebih mahal daripada harga beli $2.799.

Baca Juga: Wings Air Buka Rute Baru Samarinda-Banjarmasin Mulai 21 Juni 2024

Menanggapi keluhan tersebut, ASUS mengeluarkan pernyataan yang mengakui “kekurangan dalam proses komunikasi RMA [Return Merchandise Authorization] kami di Amerika Serikat dan Kanada.”

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan dan komunitas kami atas kebingungan dan frustrasi yang mungkin mereka alami. Kami telah menerima masukan Anda dengan tulus dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan,” kata pernyataan tersebut.

ASUS mengambil beberapa tindakan untuk meningkatkan pengalaman perbaikan pelanggan mereka, mulai 16 Mei, termasuk meninjau “penetapan harga yang tidak normal untuk memastikan konsistensi.”

“Kami ingin memberi jaminan kepada pelanggan kami bahwa setiap perbaikan yang tercakup dalam garansi terbatas pabrikan selalu dan akan terus gratis,” tambah perusahaan itu.

Baca Juga: Tanpa Jaminan Gencatan Senjata Permanen dari Israel, Hamas Tak akan Dukung Rencana Perdamaian Biden

“ASUS tidak pernah berniat membebankan biaya kepada pelanggan yang tidak secara langsung mengatasi kerusakan perangkat yang mereka alami.”

Namun, pernyataan tersebut masih membuat marah sebagian pengguna, sebagian karena ASUS menghadapi kritik serupa setahun lalu karena pada awalnya menolak untuk menanggung garansi produk pada motherboard mereka.

Masalah lainnya adalah pernyataan ASUS pada hari Rabu lalu tampaknya mengaitkan masalah tersebut dengan kesalahan komunikasi, sementara konsumen menuduh pembuat PC tersebut sengaja mencari cara untuk membatalkan garansi produk. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu