Prabowo Ajak Kabinet Merah Putih ke Akmil Magelang, Ini Tujuannya

Presiden Prabowo Subianto membawa seluruh menteri Kabinet Merah Putih ke Akmil Magelang. Ini tujuannya.

R
Prabowo Ajak Kabinet Merah Putih ke Akmil Magelang, Ini Tujuannya

PORTAL BONTANG – Presiden Prabowo Subianto mengajak para menteri Kabinet Merah Putih untuk mengikuti kegiatan selama tiga hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Kunjungan ini bertujuan membangun semangat juang dan keberanian dalam menjalankan tugas negara, serta mempererat kerja sama antar anggota kabinet.

“Dalam waktu dekat, saya akan mengajak saudara-saudara ke Magelang,” ungkap Prabowo dalam rapat kabinet perdana di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat 25 Oktober 2024, Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Presiden menekankan pentingnya kerja tim dan keberanian dalam pemerintahan.

Kawasan Akmil Magelang dipilih karena sejarahnya sebagai pusat perlawanan terhadap penjajah.

“Magelang adalah sentra perjuangan, dikenal dengan perjuangan Pangeran Diponegoro,” jelas Prabowo.

Ia ingin menghidupkan aura tradisi keberanian dan cinta Tanah Air kepada para menterinya.

Baca Juga: Mahasiswa UNDIP Terpikat! CEO Promedia Beberkan Strategi Hidup Mandiri di Era Digital: Jadi Pengusaha Media

Pembekalan dan Koordinasi di Akmil

Menurut Kepala Kantor Komunikasi Presiden RI, Hasan Nasbi, para menteri diboyong ke Magelang menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Hasan menegaskan bahwa agenda tersebut bukanlah bentuk militerisme.

“Bapak Presiden mengatakan, ‘tidak usah takut’, ini bukan ospek atau militerisme,” tuturnya.

Baca Juga: Pengamat: Arahan Tegas Prabowo di Sidang Kabinet Perdana Fokus pada Program Rakyat

Selama di Akmil, para menteri akan menerima pembekalan tambahan dan berkoordinasi untuk memperkuat kerja sama tim.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut rombongan berangkat pada Kamis, 24 Oktober 2024, pukul 13.30 WIB.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menambahkan bahwa program kerja prioritas Prabowo-Gibran akan dibahas selama kegiatan tersebut, guna mempercepat sinergi antar kementerian.

Nuansa Semi-Militer dan Parade Senjata

Baca Juga: Prabowo Berkomitmen Selesaikan Pelanggaran HAM, Natalius Pigai Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun

Kepala Seksi Penerangan Umum Akmil Magelang, Kapten (CKe) Nurul Muntaha, menjelaskan bahwa kegiatan akan berpusat di Borobudur International Golf and Country Club, dengan para menteri menginap di tenda yang sudah disiapkan.

“Kami telah menyiapkan 120 tenda untuk para menteri,” ujarnya.

Selama kegiatan, para menteri juga akan menyaksikan parade senjata dari taruna Akmil dan mengikuti gala dinner bersama Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Citra Kepemimpinan Prabowo

Baca Juga: Guru Supriyani Ditahan, Tuduhan Penganiayaan Murid Kelas 1 di Konawe Selatan

Meski kegiatan ini mengandung nuansa militer, citra kepemimpinan Prabowo belakangan dikenal sebagai ‘gemoy’ atau lucu, terutama setelah kampanye Pilpres 2024.

Prabowo yang pernah menjadi Jenderal TNI di era Presiden Soeharto, kini menampilkan sisi yang lebih humanis dan humoris.

Namun, di balik citra tersebut, Prabowo tetap menunjukkan sikap tegas dalam memimpin kabinetnya, seperti terlihat dalam agenda di Akmil ini.

Baca Juga: Kontroversi Kabinet Merah Putih, 4 Menteri Baru Prabowo Jadi Sorotan Publik

Meski menghadapi sorotan media internasional terkait masa lalunya, Prabowo tetap mendapatkan kepercayaan rakyat dan berhasil memenangkan Pilpres 2024.

Dengan demikian, agenda pembekalan di Akmil Magelang ini mencerminkan perpaduan antara sikap kepemimpinan militeristik dan pendekatan baru yang lebih humanis dari Presiden Prabowo. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu