Portalbontang.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyita perhatian publik saat menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis, 1 Mei 2025.
Dalam momen yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo awalnya tampak mengenakan pakaian safari berwarna cokelat lengkap dengan topi biru dan kacamata hitam.
Namun, pidatonya tidak hanya diisi dengan gagasan kebijakan, melainkan juga aksi simbolik yang mengundang sorotan.
Selama sekitar 30 menit, Prabowo menyampaikan sejumlah rencana kebijakan pro-buruh, termasuk pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) dan Dewan Kesejahteraan Nasional Buruh.
Gagasan tersebut disebutnya sebagai langkah konkret dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.
“Terima kasih kalian pada sabar menunggu saya, kalian panas-panas malah mendengarkan pidato saya, terima kasih,” ucap Prabowo saat hendak mengakhiri pidatonya.
“Selamat Hari Buruh Internasional, May Day, semoga Tuhan Maha Besar melindungi kita semua,” sambungnya.
Namun yang mengejutkan, usai pidato, Presiden Prabowo tiba-tiba membuka baju safari yang dikenakannya dan melemparkan ke arah massa buruh di bawah panggung.
Aksi tersebut sontak disambut riuh oleh para peserta aksi.
Dalam seruan terakhirnya, Prabowo mengajak para buruh untuk bersatu menyelamatkan kekayaan negara demi kesejahteraan bersama.
“Semoga kita bekerja terus bersama-sama, saya minta dukunganmu, bantuanmu, bersama-sama kita selamatkan kekayaan rakyat,” teriaknya penuh semangat.
“Kekayaan negara kita, kekayaan rakyat harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandas Prabowo.
Momentum May Day tahun ini menjadi panggung penting bagi Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024–2029.
Dalam masa awal pemerintahannya, Prabowo menghadapi tuntutan besar dari kaum pekerja, termasuk soal kenaikan upah minimum, penghapusan sistem kerja kontrak jangka pendek, serta jaminan sosial buruh.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Prabowo Serap Rp2,3 Triliun, 3,2 Juta Warga Sudah Menikmati Manfaatnya
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Februari 2025, jumlah pengangguran terbuka di Indonesia masih berada di angka 7,2 juta orang, mayoritas dari sektor informal dan buruh kasar. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A