PORTAL BONTANG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, mengumumkan pemerintah akan memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Januari 2025.
Program ini diharapkan membawa berbagai manfaat, mulai dari peningkatan kesehatan hingga dorongan ekonomi.
“Kondisi daerah itu nomor satu. Nomor dua kesehatan, pastikan makanan memenuhi asupan gizi,” ujar Bima dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/12/2024) lalu.
Baca Juga: Perbedaan Kebijakan PPN: Indonesia Naikkan Tarif, Vietnam Justru Turunkan
Bima juga menyoroti perlunya kolaborasi berbagai pihak, seperti perusahaan pelat merah, swasta, dan lembaga sosial, untuk menyukseskan program ini.
“Bantuan CSR biasanya untuk program pemerintah. Kami apresiasi pihak yang mau berkontribusi,” tambahnya.
Beberapa daerah telah menggelar uji coba MBG, salah satunya Provinsi Sumut.
“Sumut luar biasa, patut diapresiasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Calvin Verdonk vs Dani Carvajal: Mirip secara Fisik, Berbeda dalam Karier Sepak Bola
Selain pemerintah, sejumlah selebritas turut berkontribusi dalam sektor pendidikan yang juga relevan dengan peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat.
Yuni Shara Bangun Sekolah dengan SPP Unik
Penyanyi Yuni Shara mendirikan PAUD Cahaya Permata Abadi di Kota Batu, Jawa Timur, untuk membantu keluarga kurang mampu.
Sekolah ini menawarkan fasilitas lengkap, seperti AC dan CCTV di setiap kelas, sehingga anak-anak merasa nyaman.
Yang menarik, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di sekolah ini sangat terjangkau, hanya Rp3.500, bahkan bisa dibayar dengan buah-buahan.
Artis Lain Peduli Pendidikan
Tak hanya Yuni Shara, sejumlah artis lain juga terlibat dalam upaya meningkatkan pendidikan di Indonesia.
Cinta Laura melalui Soekarsono Foundation mendukung pendidikan anak kurang mampu sejak 2008.
Baca Juga: Trailer 28 Years Later Hadirkan Puisi Rudyard Kipling yang Menghantui Tentara AS
Sarwendah mendirikan Tempat Belajar Bunda Sarwendah di Sukabumi pada 2019 untuk anak-anak kurang mampu.
Ria Ricis membuka TK Maha Anak Usia Dini di Tangerang pada 2024, menawarkan program dengan pengajar hafal 30 juz Al-Qur’an dan kelas public speaking.
Kepedulian ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A