Riezky Delastama, Mantan Asisten Staf Khusus Presiden Maju Sebagai Calon Wawali Semarang

Riezky Delastama mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Wali Kota (Wawali) Semarang melalui Partai PDI Perjuangan.

R
Riezky Delastama, Mantan Asisten Staf Khusus Presiden Maju Sebagai Calon Wawali Semarang

PORTAL BONTANG – Riezky Delastama, mantan Asisten Staf Khusus Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum AkuGanjar (Anak Muda Koalisi untuk Ganjar), mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Wali Kota (Wawali) Semarang periode 2024-2029 di Partai PDI Perjuangan.

Riezky, yang memiliki pengalaman organisasi dan politik yang panjang, yakin bahwa bekalnya cukup untuk maju dalam kontestasi Pilkada Kota Semarang.

Dia pernah menjabat sebagai Koordinator Bidang Penggalangan Pemuda Tim Borobudur 22 Jokowi-Ahok, Wasekjen Kawan Jokowi (Jokowi-JK), Ketua Umum Relawan Muda Jakarta (Ahok-Djarot), dan Koordinator Pemilih Pemula Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca Juga: Kemerdekaan Pers Terancam, IJTI Minta DPR Kaji Ulang Draf Revisi UU Penyiaran

Saat ini, dia adalah Ketua Umum AkuGanjar (Ganjar-Mahfud).

Selain pengalaman politik, Riezky juga memiliki pengalaman di dunia bisnis.

Dia merupakan mantan petinggi startup di bidang pendidikan dan saat ini menjadi pengusaha startup.

Baca Juga: Kantor UNRWA di Yerusalem Timur Dibakar, Keamanan Staf Terancam, Israel Sebut Pelaku di Bawah Umur

Dia juga dikenal memiliki relasi yang luas dan telah menghasilkan banyak program kreatif dan inovatif.

“Ini ‘bali ndeso mbangun deso’,” kata Riezky.

“Saya dibesarkan di kota Semarang, dan saat ini Semarang jauh lebih baik. Ini harus dilanjutkan dan diberi terobosan baru,” lanjutnya.

Baca Juga: 5 Minuman Penunjang Diet, Ampuh Membakar Lemak dan Turunkan Berat Badan

Semarang, sebagai kota yang strategis dan ibukota Jawa Tengah, menurut Riezky, harus menjadi kota yang “ramah” untuk semua kalangan dan menjadi pusat creative hub di Jawa Tengah.

Dia ingin menjadikan Semarang bukan hanya sekedar kota dengan embel-embel atau tagline creative hub, melainkan creative hub yang benar-benar produktif dan akomodatif bagi anak-anak muda di Jawa Tengah. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu