Portalbontang.com, Bontang - Tingginya aktivitas masyarakat di berbagai ruang publik dan taman kota menunjukkan bahwa fasilitas yang dibangun oleh pemerintah daerah benar-benar dibutuhkan oleh warga.
Namun, di tengah tingginya pemanfaatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum.
Menurut Andi Faizal, sejumlah taman dan ruang terbuka publik kini menjadi magnet tempat berkumpul bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Kondisi ini menjadi indikator positif bahwa pembangunan fasilitas publik telah memberikan manfaat nyata.
“Kalau kita lihat sekarang, hampir setiap hari, bahkan sampai malam, masyarakat memanfaatkan fasilitas yang ada untuk beraktivitas dan bersosialisasi,” ujarnya memberikan keterangan, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas publik ini tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah yang terus melakukan pembangunan fisik, meskipun sering kali dihadapkan pada situasi keterbatasan fiskal atau anggaran. Oleh karena itu, masyarakat sangat diharapkan turut berperan aktif menjaga sarana yang telah tersedia.
Politikus Golkar tersebut menilai, rasa memiliki terhadap kota harus terus ditumbuhkan agar fasilitas publik dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi juga dari partisipasi nyata masyarakat dalam merawatnya.
Pria yang akrab disapa Bang Faiz ini secara khusus menyesalkan masih adanya aksi perusakan atau vandalisme yang terjadi di sejumlah fasilitas publik di Bontang. Tindakan tidak bertanggung jawab tersebut dinilai dapat mengurangi kenyamanan masyarakat lain yang ingin memanfaatkan sarana rekreasi.
Baca Juga: Bahas Iklim Investasi, Komisi B DPRD Bontang Pertanyakan Kembalinya Raperda Penanaman Modal
Lebih lanjut, ia berharap berbagai kasus kerusakan fasilitas yang sempat mencuat dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Selain itu, masifnya publikasi melalui media sosial dinilai dapat membantu memberikan edukasi serta sanksi sosial kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga aset daerah.
“Mudah-mudahan kejadian-kejadian yang muncul dan menjadi perhatian publik bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum,” tutupnya. (adv)