Jangan Bergantung Sektor Lama, DPRD Dorong Bontang Bidik Investasi Pabrik Kosmetik hingga Perikanan

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mendorong perluasan investasi ke sektor manufaktur, perikanan, dan kosmetik untuk mengurangi kebergantungan pada sektor lama.

L
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam.
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. | Foto: Lia/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Kebergantungan Kota Bontang pada sektor industri yang selama ini menjadi penopang utama pendapatan daerah mulai mendapat sorotan dari pihak legislatif.

Guna mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global dan potensi penurunan pendapatan daerah, DPRD Bontang mendorong pemerintah daerah untuk mulai memperluas sasaran investasi, khususnya ke sektor manufaktur dan industri pengolahan.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menilai bahwa Bontang memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai jenis industri baru karena didukung oleh ketersediaan lahan yang cukup luas.

Baca Juga: Pansus RTRW DPRD Bontang Soroti Legalitas HGB Kawasan Wanatirta, Joni Alla Padang Minta Verifikasi Ketat

“Kita perlu memikirkan investasi yang lebih variatif. Jangan hanya bergantung pada sektor yang selama ini sudah ada. Masih banyak peluang industri lain yang bisa dikembangkan di Bontang,” ujarnya saat memberikan keterangan, Rabu (10/6/2026).

Politisi Partai Golkar ini mencontohkan sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang menjanjikan untuk dikembangkan, di antaranya industri pengolahan hasil perikanan, manufaktur, hingga industri kosmetik. 

Kehadiran sektor-sektor baru tersebut diyakini dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah.

Dalam catatannya, kawasan industri yang telah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang mencapai ribuan hektare. Beberapa investor pun disebut telah menyiapkan konsep pengembangan kawasan untuk ditawarkan kepada calon investor lainnya.

Baca Juga: Bahas Iklim Investasi, Komisi B DPRD Bontang Pertanyakan Kembalinya Raperda Penanaman Modal

Namun, realisasi investasi yang benar-benar masuk hingga ke tahap operasional dinilai masih belum maksimal.

“Kita punya kawasan industri dan lahan yang cukup luas. Tantangannya sekarang adalah bagaimana potensi itu bisa benar-benar menarik investor untuk merealisasikan investasinya di Bontang,” tuturnya.

Untuk itu, Rustam meminta pemerintah daerah meningkatkan upaya promosi dan pelayanan investasi melalui kerja sama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang Winardi Minta Retribusi Bontang Kuala Biayai Kegiatan Budaya

“Kami berharap seluruh pihak terkait terus bekerja keras menghadirkan investor. Potensi yang dimiliki Bontang cukup besar dan harus bisa dimanfaatkan untuk menarik investasi baru,” katanya.

Keberhasilan mendatangkan investasi baru ini tidak hanya akan memacu aktivitas ekonomi daerah, tetapi juga berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja yang luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta aspek regulasi, perizinan, dan kepastian usaha terus diperkuat.

“Kalau investasi bertambah, lapangan kerja juga akan semakin banyak. Dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat dan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pungkasnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu