PORTAL BONTANG – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu, 8 Januari 2025, pukul 19.15 WIB.
Sebuah bus pariwisata mengalami rem blong dan menabrak 16 kendaraan, terdiri dari enam mobil dan sepuluh sepeda motor.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama Polres Kota Batu masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini. Kepala Kepolisian Resor Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengonfirmasi bahwa empat orang tewas di lokasi kejadian.
Baca Juga: Hasil Akhir Seleksi CPNS Pemkot Bontang 2024 Resmi Diumumkan: Berikut Daftar Peserta Lolos
“Sementara ada empat korban meninggal dunia, untuk luka-luka masih kami data,” ujar AKBP Andi di lokasi kejadian.
Bus Pariwisata Diduga Rem Blong
Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, bus pariwisata dengan nomor polisi DK 7942 GB mengalami rem blong saat melaju di Jalan Raya Beji.
“Kami masih melakukan olah TKP untuk mengetahui detail penyebab kecelakaan,” jelas Kombes Pol Komarudin.
Baca Juga: MCU Gratis di Hari Ulang Tahun Mulai Februari 2025, Berikut Panduannya
Bus tersebut meluncur dari jalur atas yang memiliki kontur menurun, lalu menghantam sejumlah kendaraan di depannya sebelum akhirnya menabrak warung dan pepohonan.
Kisah Saksi Mata: Detik-Detik Bus Menabrak Kendaraan
Kusnari (54), warga setempat, menyaksikan langsung kejadian memilukan itu.
Baca Juga: Biaya Haji 2025 Diturunkan Jadi Rp55,43 Juta, Ini Rincian dan Fasilitas yang Disediakan
Ia melihat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari jalur atas sebelum hilang kendali dan menghantam kendaraan lainnya.
“Tiba-tiba bus menabrak beberapa kendaraan di depannya, kayak remnya blong,” ungkap Kusnari.
Ia juga menceritakan bagaimana terdengar teriakan histeris dari para penumpang, mayoritas siswa SMK TI Bali Global Badung, sesaat sebelum bus menghantam warung dan pohon.
“Besi depan bus bergesekan dengan aspal, terdengar suara ‘krak-krak’ setelah tabrakan,” tambah Kusnari.
Tragedi Liburan Keluarga Kecil: Ayah Kehilangan Istri dan Anak Bayinya
Muhammad Syaifudin Nuris Wanto (29), warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, sedang berlibur di Kota Batu bersama istri dan anaknya yang masih berusia 20 bulan.
Baca Juga: Usia Pensiun Naik Jadi 59 Tahun di 2025, Simak Manfaatnya untuk Pekerja
Kebahagiaan mereka berubah menjadi duka mendalam saat istri dan anaknya tewas dalam kecelakaan tersebut.
“Mereka hendak berlibur di Kota Batu dengan menyewa sepeda motor,” kata AKBP Andi Yudha Pranata.
Syaifudin, yang mengendarai sepeda motor, tertabrak bus pariwisata ketika melintas di Jalan Imam Bonjol.
Istri dan anaknya tak dapat diselamatkan, sementara Syaifudin mengalami luka berat.
Baca Juga: PSSI Resmi Kenalkan Patrick Kluivert sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
Penanganan Lanjutan oleh Pihak Kepolisian
Polda Jatim dan Polres Kota Batu terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab utama kecelakaan ini.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) tengah berlangsung, dengan pemeriksaan kondisi bus dan kendaraan lain yang terlibat. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A