PORTALBONTANG.COM, Bontang – Nama Caroline Riady mendadak jadi sorotan setelah sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita yang dijemput helikopter usai bekerja.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat helikopter berwarna gelap mendarat di helipad gedung yang diduga merupakan Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta Selatan.
Warganet pun berspekulasi bahwa sosok wanita dalam video itu adalah Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group.
Baca Juga: Januari 2025 Catat Suhu Terpanas, Ilmuwan Kaget: Fenomena La Nina Gagal Mendinginkan Bumi
Profil Caroline Riady, Pewaris Bisnis Kesehatan Lippo Group
Nama keluarga Riady tentu tak asing, terutama dalam lingkup bisnis di Indonesia.
Caroline Riady merupakan putri sulung dari pasangan James Riady dan Aileen Hambali, sekaligus cucu dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.
Saat ini, Caroline menjabat sebagai CEO dan Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, jaringan rumah sakit swasta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Atur UMKM, Wajib Punya NIB untuk Beli LPG 3 Kg Bersubsidi
Selain berasal dari keluarga konglomerat, Caroline juga menikah dengan Soeharto Djojonegoro, cucu pendiri Orang Tua Group, yang juga merupakan keluarga pebisnis besar di Indonesia.
Caroline Riady Pernah Bercita-cita Menjadi Guru
Dalam wawancara bersama Grace Tahir yang diunggah pada 8 Juli 2024, Caroline mengungkapkan bahwa impian awalnya bukanlah menjadi pebisnis, melainkan seorang guru.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tanpa Daftar Online, Masyarakat Bisa Datang Langsung
“Saya mau jadi guru, kenapa? Karena saya percaya kalau masyarakat Indonesia itu mau bangkit, kita mau lebih baik, lebih produktif berarti kita harus terdidik,” ujar Caroline.
Untuk mengejar impiannya, Caroline menempuh pendidikan di Wheaton College, Amerika Serikat, jurusan Pendidikan Dasar dan Pengajaran pada 2001-2005.
Berdasarkan informasi dari LinkedIn-nya, ia sempat mengajar di Lincoln Elementary School (2004-2006) dan menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 2006-2012.
“Cita-cita saya terus mengabdi di dunia pendidikan, tidak ada pemikiran bahwa saya mau masuk bisnis,” imbuhnya.
Terjun ke Bisnis Kesehatan Karena Komplain ke Siloam
Caroline masuk ke industri kesehatan bukan karena rencana awalnya, tetapi justru akibat banyaknya keluhan yang ia sampaikan terhadap pelayanan di Siloam Hospitals.
Baca Juga: Kang Gobang Meninggal karena Angin Duduk? Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
“Kenapa saya masuk ke dunia kesehatan? Karena saya enggak happy dengan Siloam. Pelayanannya jelek, enggak ada kepastian dalam waktu tunggu, banyak hal lah,” ujarnya.
Akibat sering mengkritik kualitas pelayanan, ayahnya, James Riady, justru meminta Caroline untuk bergabung ke Siloam.
“Saya komplain terus, akhirnya papa bilang, ‘Oke, suruh masuk Siloam,’” tuturnya.
Meski awalnya hanya berencana bekerja selama 8 bulan, Caroline justru bertahan di industri ini hingga 12 tahun dan kini menjadi pemimpin utama di Siloam Hospitals. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A