PORTAL BONTANG -Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2024.
Hal ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9, yang telah wafat pada Rabu, 24 Juli 2024.
Imbauan pengibaran bendera setengah tiang tersebut tertuang dalam surat resmi Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-46/M/S/TU.00.00/07/2024.
Baca Juga: Bupati Sergai Ajak Media Jaringan Promedia Tingkatkan Sinergi Pembangunan
Surat ini ditujukan kepada seluruh lembaga negara, pemerintah daerah, hingga perwakilan Indonesia di luar negeri.
Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa keputusan untuk mengibarkan bendera setengah tiang dan menetapkan hari berkabung nasional mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan.
Gubernur, Bupati, dan Walikota di seluruh Indonesia juga diminta untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas agar turut mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka cita.
Dilansir Portalbontang.com dari Indonesia Baik, Hamzah Haz lahir di Ketapang, Kalimantan Barat pada 15 Februari 1940.
Baca Juga: 2 Cara Mudah Mengecek Jenis Processor di Laptop Windows 11
Dia merupakan Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri.
Berdasarkan kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, Hamzah sudah aktif berorganisasi sejak SMP. Dia lulus Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) di Pontianak pada 1961.
Pada tahun 1965, Hamzah kembali ke Pontianak dan meneruskan pendidikan S1 nya di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura mengambil jurusan ekonomi perusahaan.
Baca Juga: Layar Laptop Miring di Windows 11? Ini Cara Mengatasinya!
Dalam jenjang karir politiknya, Hamzah terpilih menjadi anggota DPR mewakili PPP.
Di PPP, dia sudah beberapa periode menjadi pengurus.
Karir menterengnya di PPP telah membuatnya terpilih menjadi Ketua Umum DPP PPP pada 1998.
Selain itu, Hamzah juga sempat menjadi Menteri Negara Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di kabinet Presiden B.J. Habibie pada 1998.
Baca Juga: Mengembalikan Warna Mouse Pointer Menjadi Putih di Windows 11
Selang setahun, dia kemudian diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan.
Tanggal 29 Oktober 1999, ia diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan (Menko Kesra dan Taskin).
Kemudian pada tanggal 26 Juli 2001, Hamzah terpilih sebagai Wakil Presiden Indonesia yang ke sembilan. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A