Efek Libur Sekolah, Museum Mulawarman Tenggarong Diserbu Ribuan Pengunjung

Museum Mulawarman diserbu pengunjung selama libur sekolah, naik 50%! Cek koleksi favorit dan info program gratis yang akan segera berakhir.

M
Efek Libur Sekolah, Museum Mulawarman Tenggarong Diserbu Ribuan Pengunjung

Portalbontang.com, Tenggarong – Momen libur sekolah membawa angin segar bagi pariwisata edukasi di Kalimantan Timur.

Museum Negeri Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara, menjadi salah satu destinasi favorit yang mencatat lonjakan pengunjung signifikan hingga 50 persen.

Antusiasme tinggi masyarakat ini dikonfirmasi langsung oleh pihak pengelola. Data menunjukkan ribuan orang memilih museum sebagai tujuan wisata mereka dalam dua pekan terakhir.

“Kami mendata peningkatan 50 persen jumlah pengunjung selama periode liburan sekolah. Dalam dua pekan terakhir tercatat total 2.078 orang dewasa dan anak-anak memadati museum,” ujar Kepala Tata Usaha UPTD Museum Negeri Mulawarman, Sugiyono Ideal, di Tenggarong pada Sabtu 28 Juni 2025, dilansir Portalbontang.com dari Antara.

Lonjakan ini juga tak lepas dari program masuk museum gratis yang akan berakhir pada 30 Juni 2025. Program ini terbukti berhasil menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal warisan sejarah dan budaya Kaltim.

Daya tarik utama museum ini adalah sekitar 5.000 koleksinya yang beragam.

Beberapa koleksi yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah singgasana kebesaran Kerajaan Kutai, patung Lembuswana yang ikonik, kelambu kuning, koleksi keramik dari era Dinasti Cina Kuno, serta beragam senjata tradisional Suku Dayak.

Tak hanya berpuas diri dengan ramainya pengunjung, pihak museum terus berbenah untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.

“Ke depan, Museum Mulawarman tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga pada pengembangan sarana prasarana dan sumber daya manusia (SDM),” ungkap Sugiyono.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Museum Mulawarman aktif berkolaborasi dengan Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) dan Bapenda Kaltim untuk sarana, serta menggandeng BPSDM Kaltim untuk pelatihan staf melalui webinar hingga bimbingan teknis.

Selain pameran tetap, museum juga gencar menggelar pameran temporer, seperti yang baru-baru ini dilaksanakan pada Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 di Samarinda.

Untuk kemudahan akses informasi, masyarakat juga dapat mengunduh aplikasi seluler dan mengunjungi situs web resmi Museum Mulawarman.***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Antara Kaltim

Menu