Portalbontang.com, Bontang - Kebersihan lingkungan sekolah di SMPN 4 Bontang tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa semata.
Para guru dan tenaga pendidik juga ikut terlibat langsung dalam penerapan program Gesit di sekolah tersebut.
Program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku diterapkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di kalangan peserta didik.
Baca Juga: Diwarnai Suasana Haru, Wawali Agus Haris Lepas 112 Jamaah Haji Bontang ke Tanah Suci
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Bontang, Mangara Herry Andersen menilai keteladanan menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan kebiasaan baik kepada siswa.
“Kalau guru ikut menjaga kebersihan, anak-anak biasanya akan lebih sadar dan ikut melakukan hal yang sama,” katanya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, siswa cenderung lebih mudah mengikuti kebiasaan yang mereka lihat langsung setiap hari di lingkungan sekolah.
Karena itu, pihak sekolah berupaya membangun suasana di mana seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kebersihan.
Selain melakukan pengawasan rutin, guru juga aktif mengingatkan siswa agar tidak membuang sampah sembarangan maupun meninggalkan ruang kelas dalam kondisi kotor.
Diringa mengatakan lingkungan yang bersih sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan konsentrasi belajar siswa di sekolah.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang nyaman sehingga anak-anak juga lebih semangat belajar,” pungkasnya. (adv)