Portalbontang.com, Bontang - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, SMPN 2 Bontang mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Sekolah menyiapkan delapan rombongan belajar dengan total daya tampung sebanyak 264 siswa. Persiapan tersebut dilakukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal sejak awal tahun pelajaran.
Wakil Kepala SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan kesiapan ruang belajar menjadi salah satu perhatian utama sebelum membuka penerimaan siswa baru.
Baca Juga: SMPN 2 Bontang Ingin Ciptakan Lingkungan Belajar Lebih Asri Lewat Taman Sekolah
“Kami menyesuaikan jumlah rombel dengan kondisi ruang kelas dan kapasitas pembelajaran yang ada di sekolah,” katanya, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, sekolah tidak hanya fokus pada penerimaan siswa baru, tetapi juga memastikan kualitas layanan pendidikan tetap terjaga ketika tahun ajaran dimulai nanti.
Selain kesiapan ruang kelas, pihak sekolah juga mulai menyusun kebutuhan tenaga pengajar serta penyesuaian jadwal pembelajaran untuk siswa baru.
Jumadi menyebutkan penerimaan siswa tahun ini dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, prestasi hingga mutasi. Setiap jalur memiliki jadwal pendaftaran berbeda.
Baca Juga: SMPN 2 Bontang Perkuat Sekolah Ramah Anak Lewat Pendidikan Inklusif
Untuk jalur domisili sendiri mendapat alokasi paling besar, yakni 40 persen dari total kuota. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih dekat kepada masyarakat sekitar sekolah.
“Pembagian kuota sudah diatur sesuai ketentuan, sehingga setiap jalur memiliki kesempatan yang jelas dalam proses penerimaan,” ujarnya.
Sekolah juga mengingatkan orang tua agar memantau jadwal pengumuman dan daftar ulang supaya tidak kehilangan kesempatan setelah dinyatakan lolos seleksi.
Baca Juga: SMPN 2 Bontang Tingkatkan Sistem Pengawasan Sekolah dengan CCTV Baru
Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, SMPN 2 Bontang tetap menerapkan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Seluruh tahapan dapat dipantau secara daring melalui sistem resmi yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kami berharap proses penerimaan berjalan lancar dan seluruh calon siswa bisa mengikuti tahapan dengan baik,” pungkas Jumadi. (adv)