PORTAL BONTANG – Pemerintah meresmikan Gedung Pelabuhan Perikanan Indonesia/Tempat Pelelangan Ikan (PPI/TPI) Tanjung Limau di Bontang Utara, Selasa 28 Mei 2024 lalu.
Peresmian ini menjadi bagian dari peringatan Hari Nelayan Nasional 2024 dengan tema “Wujudkan Ekonomi Biru Menuju Bontang Maju, Hebat, dan Beradab”.
Acara dihadiri oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, Wakil Wali Kota Hj. Najirah, Asisten Pemerintah dan Kesra Provinsi Kalimantan Timur, Sirajuddin, serta sejumlah pejabat penting lainnya.
Baca Juga: Kenapa Berhenti Merokok Bikin Berat Badan Naik? Ini Penjelasannya
Dalam laporannya, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim, Irham Hukmaldy, menjelaskan bahwa pembangunan dermaga dan gedung TPI ini menghabiskan anggaran miliaran rupiah dan selesai dalam waktu kurang dari enam bulan.
Irham berharap berbagai kendala operasional dapat segera diatasi untuk memaksimalkan potensi pelabuhan.
Wali Kota Basri Rase mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian ini dan menekankan pentingnya pembentukan UPTD Pelabuhan Perikanan untuk mengoptimalkan operasional dan meningkatkan pendapatan daerah.
“TPI Tanjung Limau memiliki prospek yang baik namun terkendala operasional karena belum adanya kelembagaan UPTD Pelabuhan Perikanan, yang berdampak pada kurang optimalnya operasional dan berkurangnya pemasukan retribusi daerah,” ungkap Basri, dilansir Portalbontang.com dari PPID Bontang.
Baca Juga: Manfaat Suplemen Minyak Ikan bagi Kesehatan Jantung, Tiap Orang Bisa Berbeda-beda
Sementara itu, Sirajuddin, mewakili Pj Gubernur, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan UPTD dan menekankan pentingnya hilirisasi produk ikan serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Puncak acara peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan sarana tangkap ikan kepada tujuh kelompok nelayan, pemotongan pita, dan penandatanganan prasasti oleh Pj Gubernur.
Peresmian PPI/TPI Tanjung Limau diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi biru di Bontang dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
“Dengan harapan para nelayan dapat lebih maksimal dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan pangan di sektor perikanan,” ujar Sirajuddin. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A