Zijlstra Absen! Timnas Indonesia Panggil Raven di Final FIFA Series 2026 Lawan Bulgaria Malam Ini

Taktik disiplin John Herdman bawa Timnas Indonesia siap hadapi laga Final FIFA Series 2026 Lawan Bulgaria malam ini.

M
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. | Foto: Kita Garuda

Portalbontang.com, Jakarta - Laga puncak turnamen sepak bola internasional yang paling dinanti publik Tanah Air akhirnya tiba.

Skuad Timnas Indonesia bersiap menantang kekuatan tim asal Eropa Timur di laga pamungkas.

Partai puncak Final FIFA Series 2026 ini akan mempertemukan pasukan Garuda Lawan Bulgaria.

Baca Juga: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni Sampaikan LKPj 2025, Ekonomi Tumbuh Positif

Laga bergengsi tersebut dijadwalkan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Senin (30/3/2026) malam ini.

Pelatih kepala John Herdman menegaskan pentingnya kedisiplinan tingkat tinggi sejak peluit awal dibunyikan.

“Setiap tim tentu berbeda. Saint Kitts and Nevis sulit ditebak struktur dan sistemnya, dan itu bisa membuat kita ikut terbawa ritme mereka. Tapi tim kami bermain disiplin untuk menghindari situasi transisi berbahaya,” ujarnya.

Herdman menyadari bahwa kualitas lawan kali ini berada jauh di atas lawannya pada babak semifinal kemarin.

Baca Juga: Bocoran Apple Terbaru: iPhone 19 Pro Akan Dibekali Kamera 200MP

“Bulgaria berbeda. Mereka lebih besar secara fisik, lebih kuat, sangat terorganisir, dan transisinya jauh lebih rapi serta cepat. Karena itu, kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik dibanding laga sebelumnya,” lanjut dia.

Sang nakhoda asal Inggris ini menyoroti krusialnya 15 menit pertama agar timnya tidak kecolongan.

“Kalau kami memulai dengan lambat seperti saat melawan Saint Kitts, kami bisa dihukum. Melawan tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu bagaimana menutup pertandingan,” kata Herdman.

Baca Juga: Tolak Tahanan Rumah Gubernur Riau, KPK Beda Sikap dengan Gus Yaqut

Dukungan puluhan ribu suporter di GBK diharapkan mampu membakar semangat juang para pemain di lapangan.

“Karena itu, kami harus tampil sangat profesional terutama di 10-15 menit awal, lalu membiarkan atmosfer, dukungan suporter, kepercayaan diri, dan semangat tim menyatu,” tambahnya.

Berbagai persiapan taktik dan pemulihan fisik telah dilakukan secara maksimal jelang partai final ini.

“Kemarin para pemain juga mendapat sedikit waktu untuk diri mereka sendiri, itu penting. Hari ini kami bekerja keras, melakukan beberapa pertemuan taktik dan juga pembahasan terkait budaya tim. Saya rasa kami sudah siap,” pungkasnya. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Kita Garuda

Menu