5 Fakta Penembakan CEO United Health Group: Motif pada Selongsong Peluru Terungkap

Penembakan CEO United Health Group, Brian Thompson, ungkap fakta mengejutkan. Polisi tangkap pelaku dan temukan motif dari selongsong peluru

R
5 Fakta Penembakan CEO United Health Group: Motif pada Selongsong Peluru Terungkap

PORTAL BONTANG – Polisi AS berhasil menangkap Luigi Mangione, pelaku penembakan CEO United Health Group, Brian Thompson.

Kepala Detektif Joseph Kenny menyatakan Mangione ditangkap di sebuah restoran cepat saji di Altoona, Pennsylvania, pada Selasa, 10 Desember 2024.

“Seorang pegawai restoran mengenalinya dan segera menghubungi pihak berwenang,” ungkap Kenny dalam konferensi pers.

Baca Juga: Jelang HUT ke-58, KBPA Gelar Baksos di Sekolah Alam Bantar Gebang: Salurkan 500 Kg Beras dan Bantuan Pendidikan

Kronologi dan Fakta-Fakta Kasus

1. Tersangka Membawa Senjata dan Identitas Palsu

Mangione membawa senjata api, peredam suara, dan kartu identitas palsu saat ditangkap.

Identitas ini sama dengan yang digunakan dalam penembakan di Manhattan pada 4 Desember 2024.

Baca Juga: Raup 11 Medali, Bontang akan Jadi Tuan Rumah Porwada ke-3 Kaltim 2025

2. Tulisan Tangan Berisi Kritik

Polisi menemukan tulisan tangan Mangione yang mengecam perusahaan asuransi karena lebih mementingkan keuntungan dibandingkan layanan kesehatan.

3. Korban Ditembak di Lokasi Publik

Baca Juga: Ketika Pena Beralih Menjadi Raket: Cerita Wartawan di Arena Porwada

Brian Thompson ditembak saat menuju konferensi investor di Midtown Manhattan.

Pelaku menembak dari belakang, mengenai punggung dan betis korban, sebelum melarikan diri.

4. Pembunuhan Berencana

Pihak kepolisian menyimpulkan aksi ini adalah pembunuhan berencana.

“Pelaku terlihat menunggu target di tengah keramaian,” tegas seorang pejabat.

Baca Juga: Bukti Konsistensi Pelayanan Prima, Kelurahan Belimbing Raih Predikat 'A' 5 Kali Beruntun

5. Petunjuk pada Selongsong Peluru

Kata-kata “depose” dan “delay” ditemukan pada peluru yang digunakan.

Polisi menduga ini mengacu pada istilah populer dalam industri asuransi, “delay, deny, defense.”

Mangione kini ditahan tanpa jaminan atas tuduhan pembunuhan, kepemilikan senjata ilegal, dan pemalsuan identitas. Motif penembakan masih dalam penyelidikan. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu