PORTAL BONTANG – Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan naskah teks proklamasi yang telah digunakan dalam upacara peringatan HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan kembali ke Istana Merdeka Jakarta.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah menyiapkan prosesi pengantaran yang meriah dan melibatkan masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengungkapkan harapannya agar masyarakat kembali antusias menyaksikan kirab bersejarah ini.
Baca Juga: Satresnarkoba Polres Bontang Tangkap Pengedar Sabu di Marangkayu
Dilansir Portalbontang.com dari RRI, prosesi akan dimulai pada Sabtu, 31 Agustus 2024, dari Istana Negara di IKN.
Bendera Pusaka akan dibawa oleh Livenia Evelyn Kurniawan, pelajar Kaltim yang juga menjadi pembawa baki pada upacara di IKN.
Rute kirab akan melintasi sejumlah titik strategis di Kaltim, termasuk Simpang Riko, Jembatan Pulau Balang, dan Tol Manggar.
Konvoi kendaraan khusus yang membawa Bendera Pusaka akan dikawal ketat hingga tiba di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta.
Baca Juga: Beli Produk Apple Berstiker Blibli, Gratis 12 Bulan Perlindungan Lengkap
Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran acara.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, serta Balikpapan dan Penajam Paser Utara, akan mengerahkan pelajar untuk menyambut konvoi di sepanjang rute.
Posko kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Baca Juga: Jokowi Siap Sambut Kunjungan Paus Fransiskus di Istana pada 4 September
Selain itu, sejumlah pertunjukan seni akan memeriahkan prosesi di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Tari rebana, penampilan duta budaya, dan penampilan Purna Paskibraka Balikpapan akan menyambut kedatangan Bendera Pusaka.
Kembalinya Bendera Pusaka ke Jakarta menjadi momen bersejarah bagi Kalimantan Timur.
Prosesi ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A