Portalbontang.com, Washington DC – Amerika Serikat dan dunia dikejutkan dengan kabar mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Joe Biden.
Pada Jumat, 16 Mei 2025, pihak kantor kepresidenan secara resmi mengumumkan bahwa Biden telah didiagnosis menderita kanker prostat agresif yang terindikasi telah menyebar ke tulang, atau dikenal dengan istilah metastasis.
Di tengah situasi yang sulit ini, sebuah pesan simpati yang tak terduga datang dari rival politik utamanya, Donald Trump. Melalui platform media sosial Truth Social pada Minggu, 18 Mei 2025, Presiden AS tersebut menyampaikan dukungannya kepada Biden dan keluarga.
Baca Juga: Ini Rencana Konkret Bontang Atasi Banjir, Pengangguran, dan Stunting di RPJMD 2025-2029
“Melania dan saya sedih mendengar diagnosis medis terbaru Joe Biden. Kami mengirimkan harapan terbaik kepada Jill dan seluruh keluarga, serta mendoakan Joe agar cepat dan berhasil dalam proses pemulihannya,” tulis Trump dalam unggahannya, yang dengan cepat menjadi sorotan publik global.
Menurut pernyataan resmi, diagnosis kanker prostat pada Presiden ke-46 AS itu bermula dari adanya gejala gangguan pada saluran kemih.
Pemeriksaan lebih lanjut kemudian mengarah pada kesimpulan adanya kanker prostat yang bersifat agresif.
Meskipun demikian, tim medis yang menangani mantan Presiden Biden menyebutkan bahwa kanker tersebut masih dalam kategori sensitif terhadap hormon. Ini memberikan harapan bahwa kondisi tersebut masih dapat ditangani secara efektif melalui terapi hormonal tertentu.
Hingga Selasa (20/5/2025), Biden dilaporkan tengah menjalani konsultasi intensif dengan tim dokter spesialis untuk menentukan protokol pengobatan yang paling tepat dan komprehensif.
Kesehatan seorang mantan presiden AS selalu menjadi perhatian utama, tidak hanya bagi warga Amerika tetapi juga stabilitas global, mengingat posisi strategis negara tersebut.
Usia Biden, yang kini menginjak 82 tahun, juga menjadi faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan jenis perawatan.
Baca Juga: Cuan Gede! BSI Guyur Dividen Rp1,05 Triliun, Anggoro Eko Cahyo Jadi Panglima Baru BRIS
Reaksi simpatik dari Donald Trump ini menjadi sangat signifikan mengingat sejarah panjang rivalitas politik dan kritik tajam yang kerap dilontarkannya terhadap Biden, termasuk sering mempertanyakan kondisi fisik dan mental Biden selama masa kepemimpinannya.
Langkah Trump ini oleh banyak pengamat politik dinilai sebagai momen langka yang menunjukkan sisi kemanusiaan di atas perbedaan pandangan politik yang selama ini mewarnai panggung politik AS.
Publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Biden dan langkah-langkah pengobatan yang akan diambil.
Sebagai informasi, kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang umum menyerang pria, terutama pada usia lanjut.
Baca Juga: Bontang Godok Ulang Peta Pembangunan: Integrasi IKN dan Visi Berkelanjutan Jadi Fokus Revisi RTRW
Menurut data American Cancer Society untuk tahun 2024-2025, deteksi dini dan kemajuan dalam metode pengobatan telah meningkatkan angka harapan hidup bagi penderitanya, bahkan untuk kasus yang tergolong agresif, tergantung pada stadium dan respons terhadap terapi. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A