Cara Menggunakan Starlink di iPhone dan Menonaktifkannya Jika Tidak Dibutuhkan

Starlink kini kompatibel dengan iPhone melalui iOS 18.3. Pelajari cara menggunakannya, manfaatnya, serta cara menonaktifkannya jika perlu.

R
Cara Menggunakan Starlink di iPhone dan Menonaktifkannya Jika Tidak Dibutuhkan

PORTALBONTANG.COM, Bontang – Apple merilis pembaruan iOS 18.3 dengan berbagai fitur baru, termasuk wallpaper Unity, peningkatan kecerdasan visual, serta perbaikan bug.

Namun, yang menarik perhatian banyak pengguna adalah dukungan terhadap satelit Starlink.

Fitur ini memungkinkan beberapa pengguna iPhone untuk tetap terhubung dengan satelit Starlink saat berada di luar jangkauan jaringan seluler, terutama dalam situasi darurat atau saat bepergian ke lokasi terpencil.

Baca Juga: Januari 2025 Catat Suhu Terpanas, Ilmuwan Kaget: Fenomena La Nina Gagal Mendinginkan Bumi

Bagaimana Starlink Bekerja di iPhone?

Dilansir Portalbontang.com dari Apple Insider, dukungan satelit ini tersedia untuk semua varian iPhone 14, iPhone 15, dan iPhone 16.

Sebelumnya, iPhone memang sudah memiliki fitur konektivitas satelit untuk layanan darurat, tetapi kini Starlink menawarkan cara berbeda untuk tetap terhubung.

Satelit Starlink beroperasi pada spektrum band 25 1900MHz, yang sudah kompatibel dengan iPhone.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Atur UMKM, Wajib Punya NIB untuk Beli LPG 3 Kg Bersubsidi

Ini memberikan keleluasaan lebih bagi pengguna dibandingkan dengan solusi darurat yang sebelumnya disediakan Apple.

Starlink vs Globalstar: Apa Perbedaannya?

Sebelum dukungan untuk Starlink hadir, Apple telah bermitra dengan Globalstar untuk menyediakan fitur komunikasi darurat berbasis satelit.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tanpa Daftar Online, Masyarakat Bisa Datang Langsung

Namun, koneksi ini memiliki keterbatasan—pengguna harus memiliki pandangan langsung ke langit agar perangkat dapat terhubung dengan satelit.

Starlink, di sisi lain, memiliki lebih banyak satelit yang memungkinkan koneksi lebih fleksibel.

Misalnya, iPhone dapat tetap menerima pesan bahkan saat berada di dalam tas atau saku, tanpa harus diarahkan langsung ke langit.

Saat ini, fitur Starlink di iPhone hanya mendukung pengiriman pesan, tetapi dikabarkan akan diperluas untuk panggilan telepon dan akses data di masa mendatang.

Apple Tidak Bermitra dengan Starlink

Penting untuk dicatat bahwa Apple tidak bermitra langsung dengan Starlink. Integrasi ini merupakan hasil kerja sama antara T-Mobile dan Starlink, bukan bagian dari fitur resmi iPhone.

Baca Juga: Kang Gobang Meninggal karena Angin Duduk? Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Fitur ini pertama kali diuji coba di beberapa perangkat Samsung sebelum akhirnya diperkenalkan ke iPhone.

Saat ini, hanya pengguna T-Mobile di AS yang telah terdaftar dalam program beta yang dapat mengakses fitur ini.

Cara Menonaktifkan Starlink di iPhone

Bagi pengguna yang tidak ingin menggunakan Starlink di iPhone, fitur ini dapat dinonaktifkan dengan mudah melalui pengaturan.

Baca Juga: Harga Asli LPG 3 Kg Ternyata Rp42.750 per Tabung, Menkeu Sri Mulyani: Pemerintah Tanggung Selisihnya

Langkah-langkah Menonaktifkan Starlink di iPhone:

  1. Buka aplikasi Pengaturan di iPhone yang telah diperbarui ke iOS 18.3.
  2. Pilih menu Seluler > T-Mobile (atau operator lain jika fitur ini diperluas di masa depan).
  3. Matikan opsi Dukungan Satelit.

Menonaktifkan fitur ini tidak bersifat permanen, sehingga pengguna dapat mengaktifkannya kembali kapan saja jika diperlukan.

Baca Juga: Skandal DeepFake Prabowo-Gibran Terungkap: Sindikat Penipuan AI Dibongkar Polisi!

Meskipun ada kekhawatiran terkait privasi, tidak ada bukti bahwa Starlink memiliki akses ke lebih banyak data daripada penyedia layanan internet lainnya.

Oleh karena itu, pengguna dapat memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu