Dapur Gizi Ke-4 Diresmikan di Bontang Utara, Wawali Sebut Negara Hadir untuk Warga

Pemkot Bontang resmikan dapur gizi gratis ke-4. Program ini sediakan makan bergizi untuk ribuan anak dan buka ratusan lapangan kerja baru.

M
Dapur Gizi Ke-4 Diresmikan di Bontang Utara, Wawali Sebut Negara Hadir untuk Warga

Portalbontang.com, BontangPemkot Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan warga. Satu program strategis dengan dua manfaat besar resmi diperluas dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur gizi ke-4 di Kota Taman.

Dapur yang berlokasi di Yayasan Fimizoe Mohammad Zulkifli (FMZ), Kelurahan Api-Api, Bontang Utara ini diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, pada Jumat (5/9/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Wawali Agus Haris menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan generasi penerus bangsa tumbuh sehat dan cerdas, sekaligus menyejahterakan warganya.

“Kami di pemerintah daerah sangat berbahagia atas dibukanya satuan layanan gizi ini. Ini adalah komitmen kita bersama untuk memastikan anak-anak Bontang tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing, demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Wawali Agus Haris.

Manfaat pertama dari program ini adalah pemenuhan gizi bagi ribuan anak sekolah di Bontang. Namun, dampaknya tidak berhenti di situ. Kepala Regional Badan Gizi Nasional Wilayah Bontang, Surya Saputra, menjelaskan manfaat kedua yang tak kalah penting: penciptaan lapangan kerja.

“Kehadiran dapur-dapur ini bukan hanya untuk meningkatkan gizi anak, namun juga membuka lapangan pekerjaan baru. Setiap dapur dapat menyerap sekitar 47 tenaga kerja, mulai dari tenaga ahli gizi hingga akuntan, yang akan membantu perekonomian warga sekitar,” ungkap Surya.

Dengan empat dapur yang kini telah beroperasi, Pemkot Bontang bersama Badan Gizi Nasional menargetkan pembangunan total 16 hingga 20 dapur di seluruh penjuru kota.

“Semoga program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar. Mari bersama-sama kita wujudkan masa depan anak-anak yang sehat, kuat, dan cerdas untuk membangun Kota Bontang yang kita cintai,” tutup Wawali Agus Haris. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: PPID Setda Bontang

Menu