Dual Track SMA Negeri 2 Bontang Unjuk Produk di Bazar Ramadan

Siswa Dual Track (DT) SMA Negeri 2 Bontang unjuk produk dalam Bazar Ramadan yang digelar Majelis Taklim Muslimah (MTMY) Baiturrahman PKT

R
Dual Track SMA Negeri 2 Bontang Unjuk Produk di Bazar Ramadan

PORTAL BONTANG – Siswa Dual Track (DT) SMA Negeri 2 Bontang unjuk produk dalam Bazar Ramadan yang digelar oleh Majelis Taklim Muslimah (MTMY) Baiturrahman Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di halaman parkir Masjid Raya Baiturrahman PKT Bontang.

Bazar Ramadan di halaman parkir Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu Bazar Ramadan tahunan yang telah berlangsung cukup lama dan dinanti para pedagang maupun masyarakat Kota Bontang.

Aneka kue basah dan kering, makanan dan minuman tradisional nusantara maupun modern, baik yang sehari-hari dijual pedagang maupun yang hanya muncul ketika Ramadan, dengan mudah dapat ditemukan di Bazar Ramadan Baiturrahman.

Baca Juga: DRAMATIS! Indonesia Taklukkan Bahrain 1-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, GBK Bergemuruh

Bazar Ramadan 1446 Hijriah yang mengusung tema “Ramadan Berkah, Berdayakan Ekonomi dan Sosial Umat” tersebut banyak dikunjungi masyarakat Bontang.

Hal itulah yang menjadi alasan bagi Tim Dual Track SMA Negeri 2 Bontang untuk memilih Bazar Ramadan Baiturrahman menjadi ajang unjuk produk.

Seperti yang disampaikan Agustina, Ketua Umum MTMY, stan siswa Dual Track SMA Negeri 2 Bontang merupakan salah satu dari 136 lapak UMKM Kota Bontang, baik yang menjadi mitra binaan Pupuk Kaltim maupun pelaku usaha kecil lainnya, yang mengikuti Bazar Ramadan Baiturrahman PKT.

Dian Mufarridah, selaku fasilitator Dual Track SMA Negeri 2 Bontang menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bagus sekali untuk diikuti karena dapat mewadahi kreativitas dan memunculkan jiwa wirausaha siswa Dual Track.

Baca Juga: Dual Track (DT) SMA Negeri 2 Bontang Gelar Bakti Karya di Bulan Ramadan

“Momen bazar Ramadan ini juga sekaligus memfasilitasi siswa-siswi Dual Track untuk menampilkan berbagai menu makanan dan minuman ringan yang telah diajarkan selama pelatihan di sekolah kepada masyarakat Kota Bontang,” ujarnya.

Menurut Suyanik, Kepala SMA Negeri 2 Bontang, Dual Track SMA Negeri 2 Bontang, khususnya keterampilan tata boga, sengaja berpartisipasi dan berkontribusi dalan even Bazar Ramadan tahun ini.

“Berdasarkan pelatihan yang telah diikuti, para siswa DT Tata Boga telah terampil membuat berbagai makanan dan minuman. Bazar Ramadan dapat mengasah kepercayaan diri para siswa dalam unjuk produk,” tuturnya.

Suyanik menyampaikan bahwa dalam mengadakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan siswa DT SMAN 2 Bontang mendapat dukungan dari PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).

Baca Juga: Malam Lailatul Qadar: Kapan Terjadi dan Mengapa Lebih Mulia dari Seribu Bulan?

“Kegiatan Bazar Ramadan ini tentunya menjadi salah satu upaya yang bagus dalam implementasi program Dual Track di SMA Negeri 2 Bontang. Hal yang menarik adalah bahwa ini menjadi ajang untuk melatih keterampilan dalam memasarkan produk UMKM yang mereka hasilkan. Artinya, para siswa secara tidak langsung sudah menjadi bagian dari salah satu pelaku UMKM dalam kegiatan ini,” ungkap Rheza Zacharias selaku Government, Community Relation & GA Department Head PT KNI.

Rheza berharap semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu kesempatan berharga untuk membuka wawasan dalam berwirausaha.

“Ke depannya, para alumni Dual Track ini dapat menularkan praktik baik ini kepada adik kelasnya sehingga program ini dapat berkelanjutan,” harap Rheza.

Bagi Putri Naswaa Shaafiyah, ketua Kelompok Usaha Siswa (KUS) Atittelass DT SMA Negeri 2 Bontang, keikutsertaan mereka dalam Bazar Ramadan di Baiturrahman ini menjadi kesempatan besar bagi siswa DT untuk mengenalkan produk secara langsung, berinteraksi dengan pelanggan, dan mendapatkan feedback untuk pengembangan produk ke depannya.

Baca Juga: 214 PPPK Bontang Resmi Dilantik, Bunda Neni Tekankan Integritas

“Bazar juga melatih kami menghadapi tantangan dunia bisnis secara nyata, seperti mengatur stok, pelayanan pelanggan, hingga strategi pemasaran langsung,” ujarnya.

Menurut Naswaa, di samping mengikuti Bazar Ramadan, KUS Atittelass memperkenalkan produknya secara sistem Pre-Order (PO) dengan memanfaatkan media sosial.

“Menu yang kami produksi antara lain nasi bakar, ricebowl ayam teriyaki, takoyaki, sempol, lumpia isi ayam suir pedas, gyoza, dan cireng isi ayam pedas. Setiap menu kami bandrol dengan harga mulai 10 sampai dengan 15 ribu rupiah. Dari berbagai menu yang diproduksi, ricebowl, lumpia isi, dan cireng menjadi best sellernya,” paparnya.

Naswa dan tim percaya bahwa melalui pendidikan dan pengalaman langsung, mereka bisa menjadi wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif.

“Dengan bimbingan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dukungan penuh dari SMA Negeri 2 Bontang dan PT KNI, kami terus belajar dan berkembang untuk menghadirkan produk terbaik bagi masyarakat.”

Baca Juga: Mimpi Kereta Cepat Kalimantan: Wagub Kaltim Lirik Teknologi China, Saingi WHOOSH?

Tim Dual Track yang dipimpinnya berharap agar usaha ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani memulai bisnis sejak dini.

“Mari dukung produk karya anak bangsa dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih mandiri dan berdaya saing.”

Selaku kepala sekolah, Suyanik mengucapkan terima kasih kepada Tim DT yang memantik bakat dan minat siswa di bidang keterampilan tata boga hingga mereka tumbuh dengan penuh percaya diri.

“Semoga segala upaya ini akan berdampak baik dan menghadirkan berkah yang luar biasa di bulan Ramadan ini,” harap Suyanik. ***

 

***
Penulis: A. Hakim | Editor: A. Hakim

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu