Dulu Viral karena Panjat Tiang Bendera, Kini Yohanes ‘Joni’ Resmi Jadi Bintara TNI AD

Yohanes “Joni,” sosok viral HUT RI 2018, kini resmi menjadi Bintara TNI AD. Kisah inspiratifnya memotivasi generasi muda untuk berjuang.

R
Dulu Viral karena Panjat Tiang Bendera, Kini Yohanes ‘Joni’ Resmi Jadi Bintara TNI AD

PORTAL BONTANG – Yohanes Andekala, yang dikenal luas sebagai Joni, telah resmi menyelesaikan Pendidikan Bintara TNI AD Angkatan 2024 di Rindam IX/Udayana, Tabanan, Bali.

Sosok Joni pertama kali mencuri perhatian publik dengan aksinya memanjat tiang bendera saat perayaan HUT RI ke-73 di Belu, NTT, tahun 2018.

Kini, Joni kembali menjadi sorotan setelah lulus bersama 217 peserta lainnya, menandai perjalanan barunya sebagai seorang prajurit.

Baca Juga: Nasib Saham Rp267 Miliar Raffi Ahmad di STY Foundation Pasca Pemecatan Shin Tae-yong, Apa yang Akan Terjadi?

Pada upacara kelulusan, Joni didampingi oleh sang ibu, Lorenza Kaili, yang merasa bangga atas pencapaian anaknya.

Momen tersebut penuh haru, terlebih bagi Joni yang ingin terus membanggakan keluarganya.

“Saya sangat senang menyelesaikan pendidikan ini dengan lancar. Semua proses, dari awal hingga akhir, berjalan baik,” ungkap Joni kepada media.

Selama menjalani pendidikan selama 3,5 bulan, Joni mendapatkan berbagai pelajaran berharga.

Baca Juga: Setelah Salju Bersejarah, Arab Saudi Kini Dihantam Banjir Bandang, Warga Diminta Waspada Hingga Empat Hari

“Saya bangga masuk TNI AD dan bisa membahagiakan mama, almarhum bapak, dan keluarga besar saya,” ujar pemuda dari Desa Silawan, Belu, NTT ini.

Sementara itu, Lorenza turut mengungkapkan rasa bangga, sembari berpesan agar Joni tetap fokus menjalani tugasnya sebagai prajurit TNI AD.

“Saya bahagia dan bangga, semoga dia terus berjuang,” tuturnya.

Baca Juga: Raffi Ahmad Laporkan Kekayaan ke KPK, Total Hartanya Capai Triliunan

Perjalanan Inspiratif Joni

Joni menjadi perhatian publik pada HUT RI 2018 ketika memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang tersangkut.

Aksinya mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan, yang menganggap Joni sebagai simbol keberanian dan pengorbanan.

Namun, perjalanan Joni menjadi bintara tidaklah mudah.

Baca Juga: Pro-Kontra Fans Garuda Jadi Sorotan di Vietnam: Dari Patrick Kluivert hingga Shin Tae-yong

Awalnya, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat tinggi badan, tetapi berkat sorotan publik dan semangatnya yang tak kenal menyerah, Joni diberi kesempatan mengikuti seleksi khusus.

Potensi lain yang ia miliki membuatnya lolos seluruh tahapan seleksi.

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana, menjelaskan bahwa Joni masuk dalam kategori seleksi keahlian khusus dan menunjukkan dedikasi luar biasa.

Setelah lolos, ia mengikuti pendidikan intensif di Rindam IX/Udayana.

Baca Juga: Resmi Jadi Wagub DKI Terpilih, Rano ‘Doel’ Karno Kenang Perjalanan Hidup: Anak Betawi yang Pernah Keliling Kampung Jualan Kue

Inspirasi Bagi Generasi Muda

Keberhasilan Joni menjadi Bintara TNI AD membawa pesan inspiratif bagi generasi muda.

Perjalanan hidupnya membuktikan bahwa tekad kuat dan semangat juang mampu mengatasi segala rintangan.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil Diluncurkan, Fokus pada Pencegahan KEK dan BBLR

Kini, Joni siap mengabdikan dirinya sebagai prajurit, melanjutkan perjuangannya demi bangsa dan negara. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu