Portalbontang.com, Jakarta – Hiruk pikuk dan semangat para pencari kerja muda masih terasa kental sehari pasca berakhirnya Job Fair 2025 yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Selama dua hari, 22-23 Mei 2025, Gedung Kemnaker di Jakarta tak hanya menjadi saksi bisu ribuan langkah kaki penuh asa, tetapi juga panggung optimisme bagi lahirnya “Generasi Emas” yang siap membentuk masa depan bangsa.
Di tengah gelombang antusiasme tersebut, Indonesia Financial Group (IFG), sebagai holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaring dan mengembangkan talenta-talenta terbaik negeri.
Mengusung tema “Golden Generation, Shape The Nation”, Job Fair 2025 menjadi magnet bagi puluhan ribu pencari kerja.
Lebih dari 100 perusahaan ternama dari berbagai sektor industri membuka pintu peluang, menawarkan kesempatan bagi anak bangsa untuk berkontribusi.
Partisipasi IFG bersama anggota holdingnya—PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Bahana Sekuritas, dan PT Grahaniaga Tatautama—bukan sekadar formalitas.
Hal ini tercermin dari data kunjungan; hanya dalam hari pertama saja, booth IFG diserbu oleh 436 peserta yang antusias mencari informasi dan peluang karir.
Angka ini menjadi sinyal positif di tengah tantangan penyerapan tenaga kerja muda yang, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru awal tahun 2025, masih menjadi salah satu fokus utama pemerintah.
Job Fair ini hadir sebagai oase, menawarkan solusi konkret dan mempertemukan langsung para talenta dengan kebutuhan industri.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, melihat momentum ini sebagai langkah krusial.
“Job Fair ini adalah momentum strategis untuk mengakselerasi peran generasi muda dalam membentuk masa depan bangsa. IFG mendukung penuh inisiatif ini karena kami percaya, talenta unggul adalah fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya pada Jumat (23/5/2025) di sela-sela acara.
Lebih dari sekadar bursa kerja, Job Fair Kemnaker 2025 juga dirancang sebagai ruang edukasi. Berbagai sesi informatif mengenai tren keterampilan masa depan, serta strategi pengembangan karier berbasis teknologi dan inovasi, turut dihadirkan.
Ini sejalan dengan visi IFG yang tak hanya mencari karyawan, tetapi juga turut membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berdaya saing global, terutama di sektor keuangan non-bank yang dinamis.
Keterlibatan IFG ini juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.
Baca Juga: Khutbah Jumat: Memaknai Hakikat Qurban, Bukan Sekadar Ritual
Mengingat Indonesia akan segera memasuki puncak bonus demografi, ketersediaan talenta yang siap bersaing dan berinovasi menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sektor keuangan, termasuk asuransi, penjaminan, dan investasi yang menjadi fokus IFG, membutuhkan SDM dengan literasi digital tinggi, kemampuan analitis yang kuat, serta integritas yang tak tercela.
IFG mengapresiasi langkah progresif Kemnaker yang konsisten menjadi fasilitator pertemuan antara dunia usaha dan para pencari kerja.
Forum semacam ini tidak hanya membuka peluang, tetapi juga memberikan wawasan berharga mengenai dinamika pasar tenaga kerja dan membangun jejaring profesional yang esensial.
Dengan berakhirnya Job Fair 2025, IFG tak berhenti. Holding BUMN ini terus berkomitmen mendorong kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Tujuannya jelas: mencetak sebanyak mungkin talenta unggul yang siap menjadi motor penggerak Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang, berdaya saing, dan sejahtera. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A