Gubernur Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan Long Bagun–Apau Kayan, Percepat Konektivitas Antarprovinsi

Gubernur Kaltim dan Kaltara sepakat bangun jalan Long Bagun–Apau Kayan, dorong konektivitas dan ekonomi kawasan perbatasan.

R
Gubernur Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan Long Bagun–Apau Kayan, Percepat Konektivitas Antarprovinsi

Portalbontang.com, Balikpapan – Kabar baik datang untuk masyarakat kawasan perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) dan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang resmi bersepakat mempercepat pembangunan jalan penghubung antarprovinsi.

Kesepakatan strategis ini terjalin dalam pertemuan silaturahmi di Kediaman Gubernur Kaltim (Poskodal), Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, pada Sabtu 26 April 2025.

Baca Juga: Kenaikan Opsen Pajak Kendaraan Dikhawatirkan Tekan Industri Otomotif dan Daya Beli Masyarakat

Dalam keterangan resminya, Gubernur Harum menegaskan bahwa Kaltim dan Kaltara adalah “saudara kandung” yang hanya dipisahkan batas administratif.

Karena itu, menurutnya, konektivitas antara kedua wilayah harus diperkuat.

“Untuk akses jalan penghubung Provinsi Kaltim melalui Mahakam Ulu dan Malinau di Kaltara, kita sangat berkomitmen. Ini demi mempererat hubungan dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di kedua daerah,” ujar Gubernur Harum penuh semangat, dilansir Portalbontang.com dari Instagram @beritapemprovkaltim.

Adapun rencana pembangunan mencakup akses jalan sepanjang 120 kilometer di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Kaltim), yang akan tersambung dengan 22 kilometer jalan di Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten Malinau (Kaltara).

Baca Juga: Kebijakan Opsen Jateng Disorot: Pajak Kendaraan Melonjak 48 Persen, Lebih Tinggi dari Thailand

Gubernur Harum menambahkan, Pemprov Kaltim telah mencapai kesepakatan kerja sama dengan PT Sumalindo Lestari Jaya untuk memanfaatkan jalur yang melintasi kawasan konsesi perusahaan tersebut.

“Alhamdulillah, kita telah bersepakat dengan Gubernur Kaltara untuk bersama-sama membangun jalan perbatasan. Ini akan menjadi jembatan baru yang menghubungkan Mahulu dan Malinau,” tandasnya.

Gubernur Harum juga menargetkan perbaikan akses jalan eksisting segera rampung dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kenaikan Opsen Pajak Ancam PHK di Sektor Otomotif, Dunia Usaha Mulai Waspada

“Mudah-mudahan bulan depan, konektivitas jalan sudah bisa diperbaiki, sehingga saudara-saudara kita dari Apau Kayan dapat masuk ke Kaltim melalui Long Bagun,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Harum atas inisiasi dan komitmen nyata tersebut.

“Kami yakin, pembangunan jalan ini akan berdampak besar, tidak hanya meningkatkan mobilitas, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan,” ujar Zainal.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain anggota DPR RI Dapil Kaltim Hj Sarifah Suridah Harum, Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, Bupati Malinau Wempi Wellem Mawa, Ketua DPRD Malinau Ping Ding, serta jajaran OPD dan tokoh adat dari kedua provinsi.

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Bunda Iffet, Pemersatu Musisi Indonesia, Telah Berpulang

Sebagai tambahan informasi, Kaltara merupakan provinsi termuda di Indonesia, resmi dimekarkan dari Kalimantan Timur pada tahun 2012.

Peningkatan konektivitas seperti pembangunan jalan ini menjadi salah satu prioritas dalam mendorong pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan nasional. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu