Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Ingin Memajukan Kaltim Setara Kota Besar dan Negara Tetangga

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bertekad mempercepat pembangunan agar Kaltim setara dengan kota besar dan negara tetangga dalam 5 tahun.

R
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Ingin Memajukan Kaltim Setara Kota Besar dan Negara Tetangga

PORTALBONTANG.COM, Jakarta – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud memiliki visi besar untuk mengangkat Kaltim menjadi daerah maju setara dengan Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia.

Potensi besar Kaltim yang kaya akan sumber daya alam (SDA) belum dimanfaatkan secara maksimal.

Rudy menilai infrastruktur Kaltim masih kalah dibandingkan daerah tetangga seperti Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca Juga: Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Eks Wakapolri Syafruddin Kambo Berpulang

Dalam waktu kurang dari lima tahun kepemimpinannya, Rudy berkomitmen untuk mempercepat pembangunan di Kaltim.

Ia optimis Kaltim akan menjadi daerah maju yang sejajar dengan kota besar dan juga negara-negara maju seperti Malaysia dan Brunei Darussalam di Pulau Kalimantan.

“Kita akan berakselerasi sejajar dengan Malaysia dan Brunei yang notabene masih satu pulau dengan kita,” kata Rudy pada hari pertamanya sebagai Gubernur Kaltim, Kamis lalu, 20 Februari 2025, dilansir Portalbontang.com dari Instagram @beritapemprovkaltim.

Untuk mencapai komitmen ini, Rudy menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) berkualitas, selain kekayaan SDA.

Baca Juga: Penemuan Makam Firaun Thutmose II di Luxor Gemparkan Dunia Arkeologi

“Sumber daya alam Kaltim luar biasa. Itu adalah anugerah dan modal untuk membangun. Tapi yang menjadi tulang punggungnya adalah SDM yang mampu mengelola sumber daya alam yang melimpah ruah,” tegasnya.

Rudy mengajak semua pihak untuk mendukung visi pembangunan Kaltim menjadi daerah maju. Ia juga menegaskan pentingnya mindset positif dalam menghadapi tantangan.

“Yakinlah. Tidak ada yang tidak mungkin, tidak ada yang tidak nyata. Saya punya gaya kepemimpinan yang unik, membuat yang tidak bisa menjadi bisa. Yang penting bukan tidak mau, karena itu yang repot,” katanya sambil berkelakar. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu