Harus Diketahui, Ini Makanan Penambah Trombosit untuk Mempercepat Penyembuhan Demam Berdarah

Berikut beberapa makanan nutrisi untuk menambah kadar trombosit untuk mempercepat penyembuhan demam berdarah.

R
Harus Diketahui, Ini Makanan Penambah Trombosit untuk Mempercepat Penyembuhan Demam Berdarah

PORTAL BONTANG – Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Salah satu dampak serius dari DBD adalah penurunan drastis kadar trombosit, sel darah yang berperan penting dalam proses pembekuan darah.

Kondisi ini bisa memicu perdarahan hebat dan mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Kukar Terbitkan SK Bupati untuk Konservasi Pesut Mahakam yang Terancam Punah

Selain pengobatan medis, pemulihan dari DBD juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang tepat.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang kaya akan nutrisi penting untuk meningkatkan produksi trombosit dan mempercepat proses pemulihan, dilansir Portalbontang.com dari RRI.

1. Sumber Folat

Folat, atau vitamin B9, berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan trombosit.

Kekurangan folat dapat menghambat produksi trombosit dan memperburuk kondisi DBD. Sumber folat yang baik antara lain:

Baca Juga: Main Game Seru di YouTube Tanpa Ribet Download Aplikasi? Begini Caranya

  • Sayuran hijau gelap seperti bayam, kangkung, dan brokoli.
  • Asparagus
  • Hati sapi atau ayam
  • Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, dan lentil
  • Buah-buahan seperti jeruk, pepaya, dan alpukat

2. Sumber Vitamin B12

Vitamin B12 juga berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan trombosit.

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan penurunan trombosit. Sumber vitamin B12 yang baik antara lain:

  • Daging merah seperti daging sapi dan kambing
  • Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden
  • Telur
  • Susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt

Baca Juga: Taksi Terbang IKN Tiba di Balikpapan, Uji Coba Juli 2024 di Samarinda

3. Sumber Vitamin C

Vitamin C tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetapi juga membantu penyerapan zat besi yang penting untuk produksi hemoglobin dan trombosit.

Sumber vitamin C yang baik antara lain:

  • Buah-buahan seperti jeruk, lemon, jambu biji, kiwi, dan stroberi
  • Sayuran seperti paprika, brokoli, dan kembang kol

Baca Juga: Jurnalis Samarinda Tolak RUU Penyiaran, Demo di DPRD Kaltim Tak Direspons

4. Sumber Vitamin D

Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium dan fosfor, yang penting untuk kesehatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin D dapat meningkatkan produksi trombosit. Sumber vitamin D yang baik antara lain:

  • Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden
  • Minyak ikan cod
  • Kuning telur
  • Susu dan produk olahannya yang diperkaya vitamin D

Baca Juga: Google Lens Hilang dari Google Search? Ini Cara Mengatasinya

5. Sumber Vitamin K

Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan mencegah perdarahan berlebihan. Sumber vitamin K yang baik antara lain:

  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli
  • Kubis Brussel
  • Brokoli
  • Minyak zaitun

Baca Juga: Pisahkan Vokal dan Musik Lagu Favoritmu Tanpa Aplikasi

6. Sumber Zat Besi

Zat besi adalah komponen penting dalam hemoglobin, protein yang membawa oksigen dalam darah.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang dapat memperburuk kondisi DBD. Sumber zat besi yang baik antara lain:

  • Daging merah seperti daging sapi dan kambing
  • Hati ayam atau sapi
  • Tiram
  • Kacang-kacangan seperti lentil dan kacang merah
  • Sayuran hijau gelap seperti bayam dan kangkung

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Kekeringan di Indonesia, Pemerintah Diminta Siaga

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi tersebut, penting juga untuk menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, istirahat yang cukup, dan menghindari stres agar proses pemulihan dari DBD berjalan optimal.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala DBD, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu