Heboh Gaji ‘Titipan’ Dirut Garuda Capai Rp1 Miliar Sebulan: Transparansi BUMN Kembali Disorot

Viral di medsos, daftar gaji karyawan ‘titipan’ Dirut Garuda dari Lion Air bocor. Total hampir Rp1 M! Manajemen beri respons soal transparan

R
Heboh Gaji ‘Titipan’ Dirut Garuda Capai Rp1 Miliar Sebulan: Transparansi BUMN Kembali Disorot

Portalbontang.com, Jakarta – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya daftar gaji karyawan yang diduga merupakan ‘titipan’ dari Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (GIAA) yang baru, Wamildan Tsani Panjaitan.

Isu ini mencuat dan menjadi viral setelah daftar gaji tersebut bocor ke publik.

Wamildan Tsani Panjaitan, yang sebelumnya merupakan petinggi Lion Air, resmi menduduki kursi Dirut Garuda Indonesia sejak 15 November 2024.

Baca Juga: Safari Ramadan, Pemkot Bontang Kucurkan Rp10 Juta untuk Setiap Masjid

Spekulasi pun berkembang bahwa ia membawa serta sejumlah staf dari maskapai sebelumnya untuk mengisi posisi strategis di Garuda Indonesia.

Sebuah unggahan di platform X (dulu Twitter) dari akun @pakar_ai pada Rabu 5 Maret 2025 memicu kehebohan.

Unggahan tersebut menampilkan daftar gaji yang diklaim sebagai karyawan eks Lion Air yang kini menjadi bagian dari Garuda Indonesia.

Dalam daftar tersebut tertulis, “Daftar gaji karyawan eks Lion Air yang dibawa oleh Dirut Garuda Indonesia menjadi karyawan Garuda Indonesia.”

Baca Juga: Viral! Istri Wali Kota Bekasi 'Nginep Hotel' Saat Banjir, Dedi Mulyadi Geram: Pejabat Harus Ubah Sikap!

Terlihat 14 nama tertera dalam daftar dengan beragam jabatan, mulai dari CEO Office Specialist, Senior Lead Professional, Protokol Dirut, hingga Protokol Ibu Dirut.

Nominal gaji yang tertera pun bervariasi, mulai dari Rp25 juta hingga yang tertinggi mencapai Rp117 juta.

Jika ditotal, gaji 14 orang dalam daftar tersebut mencapai angka fantastis, yaitu hampir Rp1 miliar atau tepatnya Rp975,7 juta per bulan.

Baca Juga: Pertamina Krisis Kepercayaan? 6 Skandal Korupsi yang Mengguncang Perusahaan Energi Raksasa

Menanggapi viralnya isu ini, Direktur Human Capital & Corporate Service Garuda Indonesia, Enny Kristiani, angkat bicara.

Pihaknya menyatakan memahami perhatian publik yang muncul akibat beredarnya informasi daftar nama pegawai tersebut di media sosial.

Manajemen Garuda Indonesia menegaskan bahwa informasi yang beredar, khususnya terkait tugas, fungsi, dan remunerasi karyawan dalam daftar tersebut, “tidak sepenuhnya valid.”

Enny Kristiani menjelaskan, beberapa nama yang tercantum memang benar tercatat sebagai “CEO Office Specialist” hingga “Lead Professional” di Garuda Indonesia.

Baca Juga: Wapres Gibran Rakabuming Tinjau Banjir Bekasi: Kita Bantu Bersama!

Mereka bertugas membantu CEO dalam fungsi strategis sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Dapat kami pastikan Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mengedepankan tata kelola organisasi dan human capital yang baik,” tegas Enny Kristiani dalam keterangan resmi pada Rabu 5 Maret 2025.

“Untuk itu, kami ingin mengajak publik agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang validitas datanya belum dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu