Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo Tegaskan Hanya Sementara dan Butuh Restu Internasional

Prabowo: Indonesia siap evakuasi warga Gaza yang terdampak perang, tapi hanya sementara dan harus ada persetujuan semua pihak.

R
Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo Tegaskan Hanya Sementara dan Butuh Restu Internasional

Portalbontang.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk mengevakuasi hingga 1.000 warga Palestina dari Jalur Gaza ke Indonesia.

Namun, evakuasi ini ditegaskan bersifat sementara dan harus mendapat persetujuan dari semua pihak yang terkait.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat konferensi pers di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu dini hari, 9 April 2025.

Baca Juga: Kabar Duka, Penyanyi Legendaris Titiek Puspa Tutup Usia pada 87 Tahun Akibat Pendarahan Otak

Prabowo menekankan bahwa evakuasi ini merupakan bentuk dukungan kemanusiaan, bukan relokasi permanen.

“Syaratnya adalah semua pihak harus menyetujui hal ini, kedua mereka di sini hanya sementara sampai pulih sehat kembali… mereka harus kembali ke daerah mereka asal,” tegas Prabowo.

Evakuasi ini akan difokuskan kepada warga yang terluka, mengalami trauma, anak-anak yatim piatu, serta mereka yang membutuhkan perawatan medis darurat akibat konflik yang semakin memburuk di Gaza.

“Kami siap evakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim piatu siapa pun boleh Pemerintah Palestina dan pihak-pihak terkait di situ mereka ingin dievakuasi ke Indonesia,” katanya.

Baca Juga: IHSG Meroket 5,5 Persen Pasca Trump Tunda Tarif Impor, Pasar Global Bergairah

Langkah ini merupakan respons atas desakan komunitas internasional agar Indonesia mengambil peran lebih aktif dalam penyelesaian krisis kemanusiaan di Palestina.

Untuk itu, Presiden Prabowo melakukan kunjungan diplomatik ke lima negara strategis di Timur Tengah: Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

“Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan,” jelas Prabowo.

Baca Juga: Temui Gubernur Kaltim, Wali Kota Bontang Bahas Program Pendidikan Gratis 'Gratis Pol'

Selain proses evakuasi, Indonesia juga tengah mengupayakan peran sebagai fasilitator perdamaian antara pihak-pihak yang bertikai.

Menurut Prabowo, berbagai komunikasi telah dijalin, baik melalui pertemuan langsung maupun sambungan telepon dari negara-negara sahabat.

“Saya kira itu sikap pemerintah Indonesia… karena terus kami dikirim utusan, ditelepon bagaimana kesiapan Indonesia untuk bantu penyelesaian atau membantu mendorong penyelesaian di Gaza,” ucapnya.

Menteri Luar Negeri RI juga direncanakan segera berangkat untuk bertemu langsung dengan otoritas Palestina guna membahas teknis evakuasi serta memastikan bahwa seluruh proses dilakukan dengan tetap menghormati kedaulatan Palestina.

Baca Juga: Pemkot Bontang Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Hingga awal April 2025, serangan udara dan konflik bersenjata di Gaza dilaporkan telah menewaskan lebih dari 33.000 warga sipil dan melukai puluhan ribu lainnya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut situasi di Gaza sebagai “bencana kemanusiaan” dengan sistem kesehatan yang lumpuh dan kekurangan pasokan pangan serta air bersih.

Indonesia, yang sejak awal konsisten mendukung kemerdekaan Palestina, kini menjadi salah satu dari sedikit negara yang tidak hanya mengirim bantuan logistik, tetapi juga siap menampung korban konflik secara langsung.***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu