Jangan Asal Colok! Ini Panduan Lengkap Fast Charging iPhone Agar Baterai Awet dan Tidak Cepat Rusak

Baterai iPhone boros? Pelajari cara fast charging yang benar agar terisi 50% dalam 30 menit. Temukan rekomendasi adaptor, kabel, & tips aman.

M
Jangan Asal Colok! Ini Panduan Lengkap Fast Charging iPhone Agar Baterai Awet dan Tidak Cepat Rusak

Portalbontang.com, Bontang – Pernahkah Anda merasa cemas saat melihat ikon baterai iPhone berubah merah padahal harus segera pergi? Tenang, Anda tidak sendiri.

Meskipun iPhone modern memiliki daya tahan baterai yang cukup untuk penggunaan sehari penuh, kebiasaan seperti streaming atau bermain game seharian bisa mengurasnya dengan cepat.

Kabar baiknya, semua model iPhone yang dirilis sejak enam tahun terakhir sudah mendukung teknologi pengisian daya super cepat atau fast charging. Sayangnya, Apple jarang sekali menyertakan adaptor yang tepat di dalam kotak penjualan.

Jika Anda lelah menunggu berjam-jam hingga baterai penuh atau sering khawatir kehabisan daya, Anda berada di tempat yang tepat.

Portalbontang.com akan mengupas tuntas cara kerja fast charging dan apa saja yang Anda butuhkan agar pengisian daya iPhone secepat dan semulus mungkin.

Apa Itu Fast Charging dan Kenapa Charger Bawaan Lambat?


Secara sederhana, fast charging memanfaatkan teknologi USB yang lebih baru bernama USB Power Delivery (USB PD) yang merupakan bagian dari standar USB-C. Teknologi ini jauh lebih efisien dan pintar dalam mengelola daya, sehingga mampu mengisi baterai lebih cepat dibanding charger tradisional.

Charger 5W yang dulu menjadi standar dalam kotak iPhone (sebelum Apple berhenti menyertakannya pada seri iPhone 12) tidak mampu melakukan fast charging. Cukup untuk mengisi daya semalaman, namun butuh waktu 5-6 jam untuk mengisi penuh iPhone 16 Pro Max di siang hari.

Jika Anda memiliki adaptor charger iPad lama (10W atau 12W), Anda bisa menggunakannya untuk mengisi daya iPhone lebih cepat. Ini aman karena iPhone hanya akan menarik daya sesuai kebutuhannya. Namun, adaptor ini masih menggunakan port USB-A lama dan belum tergolong fast charging standar modern.

Apple baru memperkenalkan fast charging sesungguhnya pada lini iPhone 8 tahun 2017. Sejak saat itu, semua iPhone mendukung pengisian daya 18W atau lebih. Ironisnya, hanya iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max yang menyertakan adaptor fast charging di dalam boks.

Seberapa cepat perbedaannya? Apple mengklaim teknologi ini akan “mengisi hingga 50% baterai iPhone Anda hanya dalam waktu 30 menit.” Ini artinya, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada kecemasan saat baterai tinggal 17% menjelang berangkat.

Seberapa Cepat iPhone Saya Bisa Dicas?


Kecepatan pengisian daya bervariasi tergantung model iPhone. Pengisian akan sangat cepat saat baterai di bawah 50%, kemudian melambat untuk mencegah panas berlebih.

Berikut adalah kecepatan maksimal yang didukung oleh setiap model iPhone (iOS 18):

  • iPhone 16 / 16 Plus: 29W (kabel), 25W (MagSafe), 15W (Qi2)
  • iPhone 16 Pro / 16 Pro Max: 29W (kabel), 30W (MagSafe), 15W (Qi2)
  • iPhone 15 / 15 Plus: 20W (kabel), 15W (MagSafe)
  • iPhone 15 Pro: 27W (kabel), 15W (MagSafe)
  • iPhone 15 Pro Max: 29W (kabel), 15W (MagSafe)
  • iPhone 14 Pro / 14 Pro Max: 27W-29W (kabel), 15W-19W (MagSafe)
  • iPhone 14 / 14 Plus: 20W (kabel), 15W (MagSafe)
  • iPhone 13 Pro Max: 27W (kabel), 15W (MagSafe)
  • iPhone 13 / 13 Pro / 13 Mini: 20W (kabel), 12W-15W (MagSafe)
  • iPhone SE (2022 & 2020): 20W & 18W (kabel)
  • iPhone 12 Series: 20W-22W (kabel), 12W-15W (MagSafe)
  • iPhone 11 Series: 18W-22.5W (kabel)
  • iPhone XS / XR: 18W (kabel)

Peralatan Wajib untuk Fast Charging Resmi dari Apple


Untuk mendapatkan kecepatan maksimal, Anda memerlukan dua hal: kabel dan adaptor daya yang tepat.
  1. Kabel USB-C: Sejak iPhone 12, Apple telah menyertakan kabel USB-C ke Lightning (atau USB-C ke USB-C untuk iPhone 15 ke atas) di dalam kotak. Jika Anda memiliki iPhone lama, Anda perlu membelinya terpisah.
  2. Adaptor Daya (Kepala Charger): Inilah komponen kuncinya. Apple menjual Adaptor Daya USB-C 20W yang menjadi pilihan standar dan terjangkau untuk fast charging. Jika Anda memiliki adaptor MacBook atau iPad yang lebih baru dengan port USB-C, adaptor tersebut juga bisa digunakan dan sepenuhnya aman.

Catatan Penting: Tidak perlu membeli adaptor dengan daya di atas 30W hanya untuk iPhone. Bahkan model terbaru pun hanya mampu menerima daya maksimal sekitar 29W. Adaptor yang lebih besar tidak akan memberikan manfaat tambahan.

Opsi Alternatif yang Lebih Ramah di Kantong


Anda tidak harus membeli produk resmi Apple. Banyak merek pihak ketiga yang terpercaya menawarkan produk sejenis dengan harga lebih murah atau fitur tambahan. Pastikan produk tersebut mendukung USB Power Delivery (USB PD) dan berasal dari merek ternama.

Beberapa merek yang direkomendasikan antara lain Anker, Nomad, atau Basesailor. Produk seperti Anker Nano Charger (30W) menawarkan ukuran yang lebih kecil namun bertenaga.

Disclaimer: Kami tidak menguji semua produk yang disebutkan. Gunakan dengan risiko Anda sendiri dan pastikan produk memiliki sertifikasi yang sesuai.

Era Nirkabel: Praktis Tanpa Kabel dengan MagSafe


Pengisian daya nirkabel (wireless charging) juga menjadi pilihan. Standar Qi biasa hanya mampu mengisi daya iPhone pada 7.5W.

Namun, jika Anda menggunakan iPhone 12 atau lebih baru, Anda bisa memanfaatkan MagSafe yang mampu mengisi daya hingga 15W—dua kali lebih cepat.

Pastikan Anda membeli charger dengan sertifikasi “MagSafe” asli dari merek terpercaya seperti Belkin atau Mophie, bukan sekadar “MagSafe-compatible” yang hanya memiliki magnet tanpa kecepatan ekstra.

Tips Tambahan Agar Pengisian Daya Maksimal dan Aman

  • Hindari Panas: Jangan pernah mengisi daya di bawah sinar matahari langsung atau dekat sumber panas. Panas adalah musuh utama baterai.
  • Mode Pesawat: Aktifkan Airplane Mode untuk sedikit mempercepat waktu pengisian daya.
  • Sumber Daya: Mengisi daya melalui stopkontak di dinding umumnya lebih cepat daripada melalui port USB di komputer.

***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Digital Trends

Menu