Momen Hari Kartini, Srikandi Setda Bontang Pimpin Apel Pagi Berkebaya

Apel pagi Setda Bontang bertepatan Hari Kartini, para ASN perempuan tampil berkebaya dan pimpin jalannya apel penuh makna emansipasi.

R
Momen Hari Kartini, Srikandi Setda Bontang Pimpin Apel Pagi Berkebaya

Portalbontang.com, Bontang – Ada nuansa berbeda di apel pagi lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bontang pada Senin, 21 April 2025.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak daerah (TKD) kompak mengenakan kebaya dan batik sebagai simbol penghormatan terhadap pahlawan emansipasi perempuan Indonesia.

Tak hanya itu, petugas apel kali ini juga seluruhnya adalah perempuan.

Baca Juga: Safari Subuh Dimulai di Loktuan, Wali Kota Neni: Salat Subuh Berjemaah Harus Jadi Gaya Hidup

Para srikandi dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) tampil sebagai petugas, menjadikan suasana apel semakin istimewa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, yang memimpin apel menyampaikan bahwa selama lima tahun menjabat, baru kali ini apel pagi bertepatan dengan Hari Kartini.

“Kita melihat sekarang ini banyak perempuan menjadi pemimpin, mendapatkan pekerjaan yang setara, ini tak lepas dari perjuangan Kartini,” ujar Aji dalam amanatnya, dilansir Portalbontang.com dari situs resmi PPID Setda Bontang.

Ia juga mendorong agar momen serupa dapat dilakukan pada peringatan nasional lainnya.

Baca Juga: Darlis Pattalongi Ajak Kader Muhammadiyah Tak Apatis Politik: Jangan Biarkan Kursi Diisi yang Tak Berintegritas

“Seperti peringatan Hari Ibu nanti, bisa kembali pakai kebaya dan batik,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghormatan, para asisten turut menyerahkan buket bunga kepada Sekda, Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Bagian Organisasi.

Apel kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Baca Juga: Cetak Kader Ideologis, Muhammadiyah Bontang Gelar Baitul Arqam Angkatan I

Peringatan Hari Kartini setiap 21 April diperingati secara nasional untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, pelopor kesetaraan hak perempuan yang memperjuangkan akses pendidikan dan kesetaraan sosial di masa kolonial.

Kini, semangatnya terus menginspirasi peran perempuan di berbagai bidang, termasuk dalam birokrasi pemerintahan. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu