Peringati HUT ke-45 Gereja Toraja, Wali Kota Neni Puji Angka Kriminalitas Nol di Kanaan

Syukuran HUT ke-45 Gereja Toraja Jemaat Kanaan dihadiri Wali Kota Neni Moerniaeni. Wali Kota mengapresiasi rekor bebas kriminalitas di wilayah Kanaan selama sedekade.

M
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. | Foto: Imam Syafe'i/Prokompim Bontang

Portalbontang.com, Bontang - Keberagaman masyarakat di Kota Bontang terus menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni dan kedamaian wilayah.

Potret kerukunan tersebut terlihat jelas dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-45 Gereja Toraja Jemaat Kanaan Tahun 2026.

Acara syukuran tahunan ini diselenggarakan dengan penuh sukacita di halaman gereja kawasan Bontang Barat.

Baca Juga: Awas Jeratan UU ITE! Pesan Penting Ketua Komite I DPD RI untuk Generasi Z Bontang di Era AI

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, hadir secara langsung untuk memeriahkan hari bersejarah bagi jemaat tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, dan Ketua BKAG Kota Bontang, Pdt. Tobok Mangasi Sitiniak.

Tampak hadir pula Pendeta Yunus Killi, Ketua Evangelism Explosion Indonesia Ev. Ir. Lukas Budiono Tandadjaja, serta panitia Misi Siratu.

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Wali Kota Neni Moerniaeni memaparkan sejumlah fokus pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah daerah.

Baca Juga: Hadapi Rob, SDN 001 Bontang Utara Lahirkan Inovasi Adiwiyata Berbasis Adaptasi

Perbaikan jalan dan fasilitas publik untuk menanggulangi dampak bencana longsor terus dilakukan secara bertahap.

Hal yang paling menarik perhatian adalah apresiasi khusus dari Wali Kota mengenai kondisi keamanan di lingkungan Bontang Barat.

"Saya mengapresiasi masyarakat yang berhasil menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah Kanaan," ujar Neni Moerniaeni.

Baca Juga: Permudah Akses Pendidikan, SPMB 2026 TK Bontang Prioritaskan Usia dan Domisili

Neni merasa sangat bangga karena wilayah Kanaan tercatat terbebas dari angka kriminalitas selama satu dekade terakhir.

Pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata tingginya kesadaran warga dalam menjaga ketertiban umum secara mandiri.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan mempertahankan alokasi anggaran sebesar dua puluh persen.

Insentif bagi guru sekolah swasta juga mengalami peningkatan signifikan guna menunjang kesejahteraan para tenaga pendidik.

Baca Juga: Pertahanan Solid Jadi Senjata Disdikbud Football Club di Dispopar Cup

Perayaan keagamaan ini diharapkan menjadi momentum perekat persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Bontang. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: PPID Setda Bontang

Menu