Portalbontang.com, Bontang - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan menggelar Orientasi Penguatan Komunikator Metode Komunikasi Antarpribadi (KAP) untuk Petugas Kesehatan Tahun 2026.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini dilangsungkan di Hotel Equator Bontang pada Rabu (3/6/2026).
Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Baca Juga: Neni Moerniaeni Kukuhkan Bunda PAUD se-Bontang, Targetkan Angka Stunting Turun di Bawah 10 Persen
Hadir mendampingi dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Toetoek Pribadi Ekowati beserta jajarannya.
Turut hadir perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).
Pimpinan BLUD Puskesmas se-Kota Bontang, para narasumber, dan 71 tenaga kesehatan yang menjadi peserta orientasi juga memadati lokasi kegiatan.
Dalam arahannya, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa komunikasi yang efektif menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk mempercepat penurunan stunting.
Baca Juga: Cegah Stunting, Wali Kota Bontang Cek Hunian Standar Bontang Lestari
Ia berharap seluruh peserta orientasi mampu menjadi agen perubahan yang dapat mengedukasi masyarakat melalui pendekatan persuasif, santun, dan penuh empati.
“Pelatihan ini harus menghasilkan dampak nyata sehingga target penurunan stunting di Kota Bontang dapat tercapai,” ujar Neni memberikan target yang jelas.
Neni juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan kolaborasi erat dengan masyarakat.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta perbaikan sanitasi lingkungan menjadi aspek pencegahan stunting yang turut ia soroti.
Menurut Wali Kota, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan investasi sangat penting bagi masa depan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Pilar Kedua Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting.
Aturan tersebut sejalan dengan pedoman yang diamanatkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021.
Melalui orientasi ini, 71 peserta dibekali keterampilan komunikasi antarpribadi untuk mendukung edukasi kesehatan dan perubahan perilaku warga.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Forum KAP Jakarta dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo.
Guna memperkuat kapasitas, tenaga kesehatan juga dijadwalkan melakukan praktik lapangan di posyandu, kelas ibu hamil, BKB (Bina Keluarga Balita), dan lingkungan sekolah. ***