Raih Keutamaan Lailatul Qadar, Wanita Haid & Nifas Punya Peluang!

Malam Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan dan keutamaan yang dirindukan umat Islam, tak terkecuali wanita yang sedang haid atau nifas.

R
Raih Keutamaan Lailatul Qadar, Wanita Haid & Nifas Punya Peluang!

PORTAL BONTANG – Malam Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan dan keutamaan yang dirindukan umat Islam, tak terkecuali wanita yang sedang haid atau nifas.

Artikel ini membahas peluang mereka untuk meraih keutamaan malam ini, dikutip Portalbontang.com dari situs resmi NU.

Teladan Rasulullah SAW Menyambut Lailatul Qadar

Baca Juga: Rahasia Menemukan Lailatul Qadar: Tanda-tanda dan Amalan Terbaik

Rasulullah SAW meningkatkan ibadahnya di 10 malam terakhir Ramadhan, membangunkan keluarga untuk bersama-sama meraih kemuliaan lailatul qadar.

Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam, termasuk wanita haid/nifas, untuk menjemput malam istimewa ini.

Peluang Wanita Haid/Nifas Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

Baca Juga: Sidang Isbat Awal Syawal 1445 H Digelar 9 April 2024, Kemenag Pantau Hilal di 120 Lokasi

– Lailatul Qadar tidak dikhususkan untuk individu tertentu;

– Allah SWT tidak menyebutkan lailatul qadar untuk siapa dalam Al-Quran, agar semua umat Islam berusaha menjumpainya;

– Syekh Abdullah Al-Ghumari menjelaskan, wanita haid/nifas, orang bepergian, dan orang tidur, yang ibadahnya diterima Allah, tetap memiliki peluang mendapatkan keutamaan lailatul qadar.

Baca Juga: MUI Sebut Pendukung Israel Pengkhianat Bangsa

Wanita haid/nifas yang memiliki amal diterima Allah, tetap berpeluang mendapatkan keutamaan lailatul qadar.

Kemuliaan malam ini tidak hanya bagi yang beribadah di dalamnya, tetapi bagi semua yang beribadah di bulan Ramadhan dan ibadahnya diterima Allah.

Wallahu a’lam. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu