17 Program Prioritas Wali Kota Bontang: Atasi Kemiskinan Ekstrem hingga Subuh Berjemaah

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni paparkan 17 program unggulan 100 hari kerja! Fokus utama: zero kemiskinan ekstrem.

R
17 Program Prioritas Wali Kota Bontang: Atasi Kemiskinan Ekstrem hingga Subuh Berjemaah

Portalbontang.com, BontangWali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Wakil Wali Kota Agus Haris, menyampaikan 17 program prioritas yang akan dijalankan dalam 100 hari kerja pertama masa jabatan 2025-2030.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bontang, Senin 5 Maret 2025, yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, serta jajaran pimpinan DPRD Kota Bontang.

Di hadapan anggota dewan dan tamu undangan, Wali Kota Neni mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang periode 2021-2025 atas dedikasi mereka dalam membangun Kota Bontang, dilansir Portalbontang.com dari situs resmi PPID Setda Kota Bontang.

Baca Juga: Inspiratif! Wisudawan UMM Malang Raih Sukses Bisnis Laundry Sepatu Omzet Puluhan Juta, Lulus Tanpa Skripsi

Dalam rapat paripurna yang khidmat tersebut, Wali Kota Neni memaparkan visi pembangunan Kota Bontang untuk lima tahun ke depan, yaitu “Terwujudnya Kota Bontang Sebagai Kota Industri dan Jasa Yang Maju, Berkelanjutan, Ekonomi Dinamis dan Sejahtera Sebagai Daerah Mitra IKN Baru.”

Visi besar ini kemudian diterjemahkan ke dalam Misi Pembangunan Kota Bontang yang akan menjadi landasan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang Tahun 2025-2029. Dokumen RPJMD ini sendiri ditargetkan rampung pada Mei 2025.

Lebih lanjut, Wali Kota Neni menguraikan 17 program unggulan yang menjadi fokus utama dalam 100 hari kerja. Program-program tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program Zero Kemiskinan Ekstrem, peningkatan kebersihan lingkungan dengan Gerakan Jumat Bersih dan Bersih Sungai dan Pesisir Laut, hingga peningkatan kualitas kesehatan warga melalui Puskesmas Kunjung ke Sekolah dan Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia.

Selain itu, program prioritas juga menyentuh aspek sosial dan keagamaan, seperti Salat Subuh Berjemaah, Anjuran Berpuasa pada Senin dan Kamis, serta Baca Alquran dan Salat Dhuha Sebelum Belajar.

Baca Juga: Berkah Ramadan, Wali Kota Neni Hibahkan Rp200 Juta untuk Masjid Al Ikhlas, Sinyal Kuat Berantas Kemiskinan Ekstrem Bontang

Program-program lain yang tak kalah penting adalah Bank Sampah di Setiap RT, Senam Lansia di setiap Kelurahan, Periksa Kesehatan Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun, Pemberian Makan Bergizi untuk Balita di Posyandu, Tidak Ada Makan Minum Rapat, Mental Health, Rembuk Bontang, Tengok Tetangga, Maksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK), Gerakan Bersih Rumah Ibadah serta Wajib Belajar (WaJar) 19-21.

Di penghujung pidatonya, Wali Kota Neni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi demi mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Bontang.

“Saya mengharapkan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Visi Misi Pembangunan Kota Bontang dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bekerja, bersinergi dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Kota Bontang,” pungkasnya. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu