5 Kebiasaan Harian Ini Bisa Ganggu Kesehatan Otak, Dari Duduk Lama hingga Tidak Sarapan

Ada lima kebiasaan harian yang dapat mengganggu kesehatan otak. Dari mulai duduk lama hingga tidak sarapan.

R
5 Kebiasaan Harian Ini Bisa Ganggu Kesehatan Otak, Dari Duduk Lama hingga Tidak Sarapan

PORTAL BONTANG – Lima kebiasaan ini ternyata bisa mengganggu kesehatan otak jika dilakukan secara terus menerus.

Seperti yang diketahui, otak menjadi salah satu organ yang memiliki fungsi mengendalikan ingatan, perasaan, serta pikiran manusia.

Namun, banyak orang tidak menyadari ada kebiasaan sehari-hari yang dapat mengganggu kesehatan otak.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT. Bening Pratama Grup, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?

Seperti dikutip Portalbontang.com dari laman Times of India, berikut lima kebiasaan harian yang dapat mengganggu kesehatan otak.

1. Duduk Lama

Berkat teknologi, kita menjadi nyaman dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan tak menyadari dampak negatifnya terhadap otak.

Baca Juga: Lowongan Kerja Matahari Citimall Bontang, Apa Kualifikasi Dibutuhkan?

Duduk dalam waktu lama dapat menurunkan aliran darah ke otak, seperti yang ditunjukkan oleh studi UCLA Health.

Penipisan wilayah otak yang terkait dengan pembentukan memori merupakan pengingat bahwa gerakan tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga penting bagi kesehatan kognitif.

Hindari terjebak dalam perangkap ini dengan menerapkan jadwal mingguan yang mencakup setidaknya 150 menit aktivitas fisik dan dengan memperkenalkan istirahat singkat setiap 15 hingga 30 menit.

Baca Juga: Terpopuler Hari Ini, Kamis 15 Februari 2024: Link Hasil Hitung Suara Resmi KPU hingga Pelaku Penggelapan di Samarinda Ditangkap

2. Kurang Tidur

Kita sering mengabaikan pentingnya tidur dalam kehidupan manusia yang sibuk.

Namun, kurang tidur mengganggu kemampuan kognitif, memengaruhi memori, penalaran, dan keterampilan memecahkan masalah, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian Harvard Health.

Tidur satu jam lebih awal, tidak mengonsumsi alkohol dan kafein satu jam sebelum tidur, dan mengurangi paparan cahaya biru, semuanya dapat bertindak sebagai penghalang pelindung, menjamin pembaharuan dan perbaikan otak di malam hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bontang, 15 Februari 2024: Hujan Ringan hingga Cerah Berawan

3. Menatap Layar Ponsel Terlalu Lama

Kita hidup dikelilingi oleh layar yang menciptakan permadani digital yang memengaruhi cara hidup.

Di sisi lain, waktu menonton yang berlebihan mengganggu keseimbangan ritme sirkadian kita, yang dapat menyebabkan gangguan mood, kelelahan, dan insomnia.

Baca Juga: PP Muhammadiyah Rilis Pernyataan Pasca Pemilu 2024

National Institutes of Health memperingatkan bahwa waktu menatap layar yang lebih lama pada anak-anak dikaitkan dengan hasil tes kemampuan berpikir dan bahasa yang lebih buruk.

Batasi waktu pemakaian perangkat harian Anda dan ciptakan zona bebas layar setidaknya satu jam sebelum tidur untuk membantu Anda menavigasi labirin digital ini.

4. Minim Asupan Air

Sering kali terlupakan dalam aktivitas kita sehari-hari untuk minum.

Baca Juga: Hasil Quick Count Sudah Keluar, KPU: Tunggu Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

Padahal dehidrasi ringan pun dapat memengaruhi waktu reaksi, memori, dan perhatian.

Pastikan Anda minum cukup air sepanjang hari, terutama sebelum dan sesudah aktivitas fisik agar oasis di otak tetap terisi.

5. Tidak Sarapan

Sarapan yang secara luas dianggap sebagai waktu makan paling penting dalam sehari memberikan otak energi vital yang dibutuhkan untuk menjalani hari.

Konsekuensi dari melewatkan waktu makan penting ini diuraikan dalam penelitian ‘Melewatkan Sarapan dan Asosiasinya dengan Perilaku Berisiko Kesehatan dan Kesehatan Mental’.

Baca Juga: Hasil Sementara Quick Count versi KawalPemilu, Prabowo-Gibran Unggul 63 Persen di Bontang

Di dalamnya juga menghubungkannya dengan peningkatan stres dan kinerja akademis yang lebih buruk.

Untuk itu, pilihlah sarapan seimbang yang tinggi serat, protein, dan lemak sehat untuk memberi bahan bakar pada otak menuju kesuksesan.

Itu dia lima kebiasaan harian yang dapat mengganggu kesehatan otak. ***

Ikuti berita terkini dari Portalbontang.com langsung di WhatsApp melalui link https://s.id/portalbontang.

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu