Bak Film Hollywood! Komplotan Bersenjata Serbu Gudang, Pura-pura Jadi Agen FBI dan Gasak Ratusan iPhone

Aksi perampokan ala film Hollywood! Komplotan bersenjata menyamar jadi agen FBI dan sukses menggasak ratusan iPhone. Satu pelaku masih buron.

M
Bak Film Hollywood! Komplotan Bersenjata Serbu Gudang, Pura-pura Jadi Agen FBI dan Gasak Ratusan iPhone

Portalbontang.com, Oregon (AS) – Sebuah drama perampokan layaknya adegan film terjadi di Portland, Oregon, Amerika Serikat.

Lima pria asal California didakwa setelah nekat menyamar sebagai agen federal (FBI) untuk merampok ratusan iPhone dari sebuah pusat pengiriman.

Menurut rilis resmi dari Kantor Kejaksaan AS yang diumumkan pada 5 Agustus lalu, kelima pria tersebut kini menghadapi dakwaan serius atas konspirasi perampokan yang terencana.

Dakwaan tersebut menyebutkan nama Cankun He, Hailong Ma, Robert Maynard, Yuxiang Wei, dan Jordan Cantie sebagai komplotan yang terlibat.

Fasilitas yang menjadi target mereka diketahui berfungsi sebagai pusat pengiriman ulang produk Apple.

Aksi kejahatan ini terjadi pada 14 April. Maynard dan Cantie diduga memasuki area parkir bisnis dengan mobil yang dilengkapi lampu sirine merah dan biru.

Untuk meyakinkan korbannya, mereka mengenakan rompi antipeluru dan jaket dengan logo FBI palsu. Setelah berhasil masuk, aksi mereka semakin brutal.

“Pihak berwenang mengatakan kepada Kron 4 bahwa Cantie menodongkan senjata, dan ia bersama Maynard mengikat para karyawan di lokasi dengan zip-tie. Para pelaku dilaporkan melontarkan ancaman sebelum mencuri perangkat-perangkat tersebut.”

Saat Maynard dan Cantie beraksi di dalam, Ma dan Wei diduga menunggu di dekat lokasi untuk mengamankan situasi.

Sementara itu, konspirator kelima, Cankun He, didakwa memiliki peran sebagai perencana utama perampokan ini.

Dalam aksi tersebut, komplotan ini berhasil membawa kabur sekitar 200 unit Apple iPhone dan lima buah kamera.

Jaksa penuntut menyatakan bahwa setelah berhasil, kelompok tersebut kembali ke California dan bertemu dengan pihak lain untuk menyerahkan ponsel-ponsel curian.

Hasil investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa para tersangka juga telah merencanakan aksi pencurian iPhone kedua.

Saat ini, empat dari lima pelaku telah ditahan sejak penangkapan mereka awal tahun ini. Namun, satu orang lainnya, Jordan Cantie, masih dalam status buron dan menjadi buruan pihak berwenang. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Apple Insider

Menu