Bontang Raih Predikat Kota ‘Sangat Inovatif’ se-Kaltim, Wawali Agus Haris Dorong Target 1 OPD 5 Inovasi

Bontang raih predikat Kota ‘Sangat Inovatif’ se-Kaltim dari Kemendagri. Wawali Agus Haris dorong target ‘1 OPD 5 Inovasi’ untuk jawab tantangan kota.

M
Bontang Raih Predikat Kota ‘Sangat Inovatif’ se-Kaltim, Wawali Agus Haris Dorong Target 1 OPD 5 Inovasi

Portalbontang.com, Bontang – Prestasi membanggakan berhasil diraih Kota Bontang yang sukses menyandang predikat sebagai daerah “Sangat Inovatif” se-Kalimantan Timur berdasarkan Indeks Inovasi Daerah tahun 2024.

Pengakuan ini diumumkan langsung oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo dalam acara Workshop Inovasi Daerah 2025, yang dibuka oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Agus Haris, di Auditorium Taman 3D, Selasa (29/7/2025).

Meski telah meraih pencapaian gemilang, Agus Haris menegaskan bahwa Pemkot Bontang tidak akan berpuas diri.

Menurutnya, inovasi adalah kunci utama untuk menjawab tantangan nyata kota, mulai dari ketergantungan pada sektor migas hingga peningkatan kualitas infrastruktur dan birokrasi.

“Pemerintah Kota Bontang terus mendorong budaya inovasi di berbagai sektor pelayanan publik, dengan menjadikan inovasi sebagai instrumen utama dalam percepatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan daya saing daerah,” ujar Agus Haris dalam sambutannya.

Untuk itu, Pemkot Bontang telah mencanangkan komitmen ambisius yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 tentang Inovasi Daerah.

“Kreativitas dan inovasi di berbagai bidang menjadi syarat utama untuk menjawab tantangan pembangunan. Kami mengajak seluruh perangkat daerah agar melahirkan inovasi hebat yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Komitmen ini diwujudkan melalui target konkret yang harus dicapai oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami mendukung penuh implementasi komitmen ‘1 OPD 5 Inovasi’ setiap tahunnya. Ini bukan sekadar target angka, tetapi komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata,” lanjut Agus Haris.

Workshop yang diinisiasi oleh Bapperida Kota Bontang ini menunjukkan keseriusan Pemkot dengan menghadirkan narasumber tingkat nasional, yaitu Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo.

Turut hadir pula Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Dr. Drs. Akbar Ali, M.Si, serta pejabat dan kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang.***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Instagram @prokompim.bontang

Menu