PORTAL BONTANG – Dalam upaya memerangi korupsi, Pemerintah Kota Bontang mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Selasa 7 Mei 2024.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase beserta istri, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, dan para istri mereka.
Basri Rase dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang perilaku antikorupsi dan pentingnya membangun keluarga berintegritas.
Baca Juga: Bahaya Minyak Goreng Bekas dan Cara Menjernihkannya untuk Digunakan Kembali
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan istri dalam upaya pencegahan korupsi.
“Alhamdulillah di kota kita sudah mulai melakukan ini dengan kebaikan-kebaikan. Dan kami sepakat dengan Bu Najirah agar jangan sampai ketika kami menjabat ada permasalahan di kemudian hari,” ujar Wali Kota Bontang, dikutip Portalbontang.com dari situs resmi PPID Setda Bontang.
Pemerintah Kota Bontang menunjukkan komitmennya dalam memerangi korupsi dengan meraih hasil gemilang dalam Survey Penilaian Integritas (SPI) tahun 2023.
Kota Bontang mendapatkan nilai 74,99, menempatkannya di peringkat pertama di Provinsi Kalimantan Timur.
Baca Juga: 7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Minum Teh Hijau, Cara agar Mendapatkan Manfaat Optimal
“Atas hasil SPI tersebut, saya berharap agar Pemerintah Kota Bontang dapat terjaga dan jauh dari perilaku korupsi dan menjadikan Kota Bontang Kota Bebas Korupsi,” ungkap Wali Kota Bontang.
Wali Kota Bontang berharap Bimtek Keluarga Berintegritas ini dapat menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran Pemkot Bontang untuk terus meningkatkan integritas dan kinerja dalam melayani masyarakat.
“Terima kasih kepada teman-teman dari KPK, semoga diberi kesehatan keselamatan dalam bertugas, semoga kehadiran bapak menjadi semangat bagi kami sekaligus meningkatkan kinerja kami,” pungkas Wali Kota Bontang.
Baca Juga: Kasus Kesehatan Mental di Indonesia Meningkat, Dosen UMM Jelaskan Penyebab dan Solusinya
Kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking serta pemberian materi dengan narasumber dari KPK.
Adapun narasumber dari KPK yakni Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi, Johnson Ridwan Ginting, Dion Hardika Sumarto, Rommy Imam Sulaiman. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A